SERGAI,Sinarsergai.com – Kenyamanan beraktivitas di dalam rumah dan luar rumah sudah tidak lagi dirasakan masyarakat khususnya kaum ibu. Maling beraksi dengan cepat dan tanpa diketahui jejaknya. Kemalingan itu saya alami sendiri bulan yang lalu ketika tinggalkan rumah paling hitungan beberapa jam saja untuk menghindari suara mesin Sinso di depan yang lagi memotong pohon besar.
Setelah selesai mesin Sinso memotong, kata Ummi Kalsum (82) janda berdomisili di Dusun I Desa Pematang Guntung, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai, Jum’at (31/1/2025), sembari memperlihatkan dinding dapur yang dijebol pencuri dan sudah ditempel kembali.
“Pencurian ini sudah bolak balik, ada tiga kali. Pencuri yang kemarin masuk dari dapur belakang dengan rusak dinding dan pintu hingga bolong. Pencuri ambil Tabung Gas Elpiji 3 kg dan beras. “Sudah saya janda tua yang tidak mampu bekerja lagi dan mengharapkan bantuan sosial saja juga bantuan dari anak-anak.
Namun begitu, pencuri itu tidak ada perasaan kasihan ke janda tua ini. Ungkap Nek Awo dengan nada sedih.
Ia berharap polisi bantu menangkap pelaku pencuri dan bisa memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Ia juga berharap pemerintah beri bantuan untuk memperbaiki rumah ini. Imbuhnya.
“Situasi di Dusun I Desa Pematang Guntung ini rawan bahkan sering terjadi pencurian, tapi tidak ada satu pun yang tertangkap. Saya saja dua kali mengalami kemalingan dengan waktu yang berbeda pada bulan lalu. Awalnya uang dibawa kabur maling sebanyak Rp. 700 ribu, keduanya Tabung Gas Elpiji 3 kg 8 buah.” Terkait dengan peristiwa ini, kata Zaimah (63) warga yang sama, tolong lah pak polisi berikan rasa nyaman bagi masyarakat dan tangkap pelaku pencuri tersebut beserta penadah barang hasil curian.
Masyarakat sekarang sangat resah pak polisi, tolong la kami ini yang lemah dan tidak bisa berbuat banyak. Pak Pemerintah kami minta bantu masyarakat agar bisa beraktivitas dengan aman,nyaman dan tenang. (Sb-03)













