SERGAI,Sinarsergai.com – Seorang pria yang disebut-sebut dan mengaku bernama Sendy Pratama, merasa kepanasan dengan viral nya video warga kurang mampu dan terkuaknya penyaluran Bantuan Sosial yang disinyalir menyimpang seperti PKH, BPNT,Lansia dan BLT, membuatnya kepanasan dan minta video yang viral tersebut segera dihapus.
Permintaannya itu disampaikannya kepada Pimpinan Media Online Sinarsergai.com melalui messenger, pada Minggu (2/3/2025) sekira pukul 11.00 WIB dan Senin (3/3/2025) sekira pukul 21.14 WIB, ia merasa kepanasan diduga telah terkuaknya ketimpangan dalam penyaluran Bantuan sosial tersebut.
Ia juga menyampaikan, silakan putuskan bantuan tersebut, saya masih mampu memberi makan orangtua saya. Ucapnya dengan nada sombong.
Sementara itu Bupati LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) Kabupaten Serdang Bedagai Dedek Susanto,Senin (3/3/2025), mengutarakan bahwa belakangan ini memang sangat heboh dan viral soal pembagian bantuan sosial yang tidak tepat sasaran, seperti PKH, BPNT,Lansia dan BLT.
“Warga kurang mampu itu masih banyak yang menjerit berdomisili di Desa Sei Rejo, Desa Sei Rampah, Desa Simpang Empat Kecamatan Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah.”
Nah, menurut pengakuan Nek Salamah,Nek Kasinem, Iswitalina, mereka tidak mendapatkan bantuan dari program Bantuan Sosial.
Sedihnya lagi, ketahuan istri Kepala Dusun di Desa Liberia memperoleh bantuan sosial. Hal ini terungkap berkat adanya penjelasan dari operator SIKS DTKS Desa Liberia Evi Herawati dan Kades Liberia Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai, Syaifuddin baru-baru ini.Ungkap Bupati LIRA Sergai Dedek Susanto.
Terungkapnya ketimpangan dalam penyaluran bantuan sosial ini perlu di dalami dan ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum untuk melakukan pemeriksaan terhadap bantuan sosial yang tidak tepat sasaran. Pihak Aparat Penegak Hukum di Sergai ini diyakini akan mampu mengungkapnya dan sangat peduli dengan warga miskin. Imbuhnya.(Tim)













