SERGAI,Sinarsergai.com- Masyarakat Desa Gelam Sei Serimah Kecamatan Bandar Khalipah,Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai),Sumatera Utara (Sumut), sangat resah dengan kondisi badan jalan yang berada di Dusun II Desa Gelam Sei Serimah yang dipenuhi lobang besar dan air sehingga mirip dengan “Kolam ternak ikan.”
Kondisi badan jalan tersebut mengakibatkan banyak warga yang mengalami gangguan saat melintas dan ada yang alami terjatuh,terkhusus anak –anak yang ingin berangkat sekolah. Belum lama ini kata Muhammad Komari (63) yang berboncengan dengan istri Sulastri, warga Dusun II Desa Gelam Sei Serimah, Sabtu (16/8/2025), baru saja terjadi kecelakaan tunggal yang dialami oleh seorang anak sekolah dengan mengendarai sepeda motor terjatuh, gara-gara ingin menghindari lobang dipenuhiair, tapi naas bagi anak sekolah tersebut,tidak mampu menghidnar dan akhirnya terjatuh ke dalam lobang besar yang berisi air hujan.
‘Rusaknya badan jalan ini dibuktikan dengan banyaknya lobang besar di sepanjang badan jalan yang kondisinya sudah mencapai 5 tahun lebih tidak ada perhatian dari Pemerintah Propinsi Sumatera Utara dan belumpernah diperbaiki. Sementara masyarakat terus membayar pajak dan kemana saja pajak terssebut dipergunakan.”Kamiminta tolong Bapak Presiden Prabowo turun tangan untuk memperbaiki badan jalan yang mirip dengan “Kolam ternak ikan” ini.
“Jangan menunggu banyak korban kecelakaan dan bahkan menelan korban jiwa,baru sibuk pemerintah untuk melakukan perbaikan.Sedangakn Pajak Bumi Bangunan (PBB),Pajak Penerangan Jalan(PPJ), terus dibayar tidak menunggu ada korban terjatuh.”
Kondisi badna jalan rusak parah ini sungguh menimbulkan keresahan berkepanjangan dan sangat mengkhawatirkan, apalagi kaum ibu jika melintas,sering kewalahan saat ingi mencari badan jalan yang tidka berlobang. Ucapnya dengan nada kecewa.
Waduh bang kata Inur seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Desa Juhar,Kecamatan Bandar Khalipah, kami sangat sulit melintasi badan jalan ini, bisa-bisa ibu hamil yang melintasi badan jalan ini akan alami keguguran. Justru itu ia mengharapkan Pemerintah Kabupaten Sergai,Propinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Pusat, turun langsung ke lapangan dan buka dua bola mata saat melewati badan jalan ini agar mengetahui apa yang dirasakan oleh kaum ibu ketika melintasi di badan jalan yang banyak lobang dan dipenuhi air.Ucapnya.(Sur)













