SERGAI,Sinarsergai.com – Malang benar nasib yang dialami oleh masyarakat yang berdomisili di Kecamatan Teluk Mengkudu,Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut), dan pengguna jalan umum yang melintsi di malam hari, sebab tidak kelihatan cahaya yang menerangan sehingga mirip seperti memasuki hutan dimalam hari gelap gulita. Seram sekali.
Menurut penuturan Sabdan Ali, salah seorang warga di Kecamatan Teluk Mengkudu, Jum’at (2/1/2026),Kabupaten Serdang Bedagai saat ini sudah berusia 21 tahun, tapi masalah penerangan jalan tidak pernah tuntas diatasi.
Sedih benar yang dirasakan oleh masyarakat. Sementara Pajak Penerangan Jalan (PPJ) terus dibayarkan setiap bulan dan saat pembelian token listrik prabayar. Dana pajak tersebut terus diterima oleh Pemkab Sergai, tapi jalan umum kok berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun tidak menyala. Kemana uang PPJ itu digunakan oleh pemerintah daerah ini. Ungkapnya dengan nada bertanya.
Ia berharap menjelang Bulan Suci Ramadhan ini, semua jalan umum di Kecamatan Teluk Mengkudu sudah dipasangi lampu jalan yang bagus. Nah, sebagai bahan pemikiran bagi kita semua, bahwa dampak dari jalan umum gelap tersebut telah banyak terjadi kecelakaan dan sangat menyusahkan masyarakat untuk beraktivitas mencari makan di malam hari. “Tolong difikirkan pak pemerintah, jangan hanya banyak rapat sana-sini dan mengadakan kegiatan seremonial saja yang ujung-ujungnya menghabiskan uang Negara.” cetusnya.
Betul bang, disepanjang jalan umum disini tidak ada kelihatan lampu yang memancarkan cahaya sehingga kami selaku warga yang berdomisili di Desa Pasar Baru, Kecamatan Teluk Mengkudu, kata Maini (53), ibu rumah tangga, menjadi takut mau melintas.
Sungguh mengerikan sekali melintas di malam hari. “Pak Pemerintah tolonglah diperhatikan dan dipasangkan Bola Lampu yang bagus di tiang-tiang yang tersedia. Kasihani kami sebagai kaum ibu ini, mau belanja pada subuh hari jadi takut. Apalagi keluar malam hari mau melintas dengan suasana yang gelep gulita, sungguh menyeramkan sekali.” Saya fikir semua warga yang mempergunakan aliran listrik di “Tanah Bertuah Negeri Beradat” ini membayar PPJ, namun anehnya kenapa masih banyak jalan umum yang gelap gulita.” imbuhnya. (Sb-03)













