MEDAN, Sinarsergai.com — Suasana khusyuk dan sarat nilai syukur menyelimuti Masjid Agung Medan di Jalan Pangeran Diponegoro, Kamis (15/1/2026), bertepatan dengan berbuka puasa sunnah Kamis.
Pada momentum religius tersebut, Takmir Masjid Agung Medan H Yuslin Siregar yang juga Sekretaris Badan Kenaziran memfasilitasi doa syukuran atas amanah jabatan baru yang diterima AKP Irwansah Sitorus, S.H., M.H. sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Padang Lawas, sekaligus syukuran milad salah seorang pengurus BKM, Rianto Aghly.
Doa bersama digelar seusai berbuka puasa dan dilanjutkan dengan suasana kebersamaan yang hangat. Imam Masjid Agung Medan, Ustadz Dr. (C) Syu’aib Daulay, M.Ag., memimpin doa dengan penuh kekhusyukan, memohon agar amanah yang diemban AKP Irwansah Sitorus senantiasa diberkahi Allah SWT, diberikan kelapangan hati, kekuatan, serta integritas dalam menjalankan tugas di tempat pengabdian yang baru.
AKP Irwansah Sitorus sebelumnya diketahui menjabat sebagai Kepala Unit Tindak Pidana Khusus (Kanit Tipidsus) Satreskrim Polrestabes Medan, sebuah posisi strategis yang menuntut ketegasan, kecermatan, dan profesionalitas tinggi.
Pengangkatan sebagai Kasat Reskrim Polres Padang Lawas menjadi babak baru pengabdian yang disambut dengan doa dan dukungan jamaah Masjid Agung Medan.
Syukuran tersebut kian bermakna dengan prosesi upa-upa, tradisi khas Mandailing sebagai simbol doa, restu, dan harapan keselamatan.
Prosesi upa-upa dilakukan dengan seperangkat hidangan nasi upa-upa khas Mandailing, dipandu oleh H Abdullah Matondang bersama sejumlah fungsionaris BKM, di antaranya H Indra Utama, serta jamaah rutin seperti Handoyo dan AKP Abdi Tansar, S.H., M.H.
Tradisi ini menjadi penegasan bahwa nilai budaya dan religius dapat berjalan seiring dalam ruang masjid.
Hadir pula Muazin Masjid Agung Medan, Ustadz Nasri Harahap, S.E., yang selama ini aktif menghidupkan suasana ibadah di masjid kebanggaan masyarakat Sumatera Utara tersebut.
Dalam suasana haru, AKP Irwansah Sitorus menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas doa serta perhatian yang diberikan. Ia mengaku terharu atas kebersamaan yang terbangun dan menjadikan doa syukuran tersebut sebagai penyemangat moral dan spiritual untuk menjalankan tugas di Kabupaten Padang Lawas dengan sebaik-baiknya.
Kegiatan doa syukuran yang dirangkai dengan berbuka puasa sunnah Kamis ini kembali menegaskan peran Masjid Agung Medan bukan hanya sebagai pusat ibadah ritual, tetapi juga ruang penguatan nilai-nilai kebersamaan, budaya, dan spiritualitas dalam mengiringi amanah pengabdian kepada bangsa dan negara













