SERGAI,Sinarsergai.com – Pembangunan Jalan lingkungan Rabat Beton di Dusun III Desa Pematang Setrak,Kecamatan Teluk Mengkudu,Kabupaten Serdang Bedagai, dengan anggaran Rp.157.787.438, bersumber dari APBD Sergai Tahun 2025, di Dinas Pemukiman dan Perumahan (Perkim) Sergai dengan panjang lebih kurang 200 meter.
Sedangkan lebar jalan sepanjang 150 meter berlokasi di Dusun III Desa PematanG Setrak diketahui setelah diukur bervariasi jumlahnya dari 1,9 m, dan Jalan Lingkungan Rabat Beton di Dusun II merupakan sambungan dengan panjang berkisar 50 meter dengan lebar 3 meter.
Proyek Jalan Lingkungan itu dilaksanakan oleh CV.Pratama Pembangunan Perkasa beralamat di Jalan Setia Raya,Kompleks Stella Residence,Block AA No.6 , Medan, dengan jangka waktu pekerjaan 45 hari. Proyek Jalan Lingkungan itu sudah selesai dikerjakan pada Desember 2025, dengan kondisi yang sangat memperihatinkan, banyak retak ditemukan.
Wakil Ketua ALISSS (Aliansi Peduli Bersama Masyarakat Indonesia) Jaluluddin yang akrab disapa OK.Naok, Senin (19/1/2026), yang dimintai tanggapan menyampaikan, dengan banyaknya ditemukan retak di badan jalan tersebut, maka patut dicurigai dan diduga kuat keretakan itu disebabkan oleh kualitas pengerjaan yang rendah, campuran semen yang tidak sesuai spesifikasi, dan bukti lemahnya pengawasan yang dilakukan.
Menurutnya, indikasi adanya penyimpangan dalam pelaksanaan proyek sangat kuat dan berpotensi merugikan keuangan negara dalam pelaksanaan pembangunan jalan tersebut. Polsii dan jaksa diminta lakukan pemeriksaan terhadap proyek tersebut.Tegasnya.
Kepala Dinas Pemukiman dan Perumahan Sergai Reza Firmansyah,ST,M.AP yang dimintai tanggapan melalui Kabid Kawasan Pemukiman Senin (19/12026) sekira pukul 11.33 WIB, via WhtasApp, terkait dengan kondisi badan jalan banyak ditemukan retak, hingga pukul 14.25 WIB, tidak memberikan jawaban maupun tanggapan.(tim)













