Manajemen SSE Minta Kepastian Soal Pembayaran dan Pertemuan dengan Direksi Inalum – Sinarsergai
Hukum & Kriminal

Manajemen SSE Minta Kepastian Soal Pembayaran dan Pertemuan dengan Direksi Inalum

×

Manajemen SSE Minta Kepastian Soal Pembayaran dan Pertemuan dengan Direksi Inalum

Sebarkan artikel ini

MEDAN, Sinarsergai.com – Manajemen PT Surya Sakti Engineering (SSE) menegaskan perlunya kepastian pembayaran dan transparansi pengadaan suku cadang di PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum). Upaya itu dilakukan baik melalui surat resmi maupun pertemuan langsung dengan direksi dan komisaris Inalum.

Direktur SSE, Halomoan H, menjelaskan, komunikasi dengan Inalum dilakukan melalui surat dan pertemuan langsung. “Selain menyurati, ada juga pertemuan langsung dengan jajaran manajemen, direksi, maupun komisaris Inalum,” ujarnya, Minggu, 25 Januari 2026.

Ia menambahkan, pertemuan dan korespondensi tidak hanya melibatkan direksi Inalum, tetapi juga Kementerian BUMN dan induk holding MIND ID. Diskusi difokuskan pada tata kelola administrasi barang yang diterima Inalum.

Pernyataan SSE muncul setelah Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menahan Oggy Achmad Kosasih, mantan Direktur Pelaksana Inalum periode 2019–2021, sebagai tersangka dugaan korupsi penjualan aluminium alloy ke PT Prima Alloy Steel Universal Tbk pada Selasa (23/12/2025).

Menurut Halomoan, pertemuan SSE dengan pejabat Inalum, termasuk Jevi Amri dan Bambang Heru Prayoga, bertujuan untuk komunikasi dan klarifikasi atas proses delivery order (DO) yang dianggap bermasalah.

“Penetapan salah satu direktur pelaksana sebagai tersangka menunjukkan persoalan ini serius dan tidak berdiri sendiri,” kata Halomoan.

Beberapa pejabat yang pernah di temui maupun di surati SSE antara lain mantan Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso, mantan Direktur Utama Inalum Danny Praditya dan Ilhamsyah Mahendra, Komisaris Independen Martuani Sormin Siregar, Melati Sarnita, Direktur Utama Inalum Musa Bangun, Komisaris Utama Dony Oskaria, Kepala Badan Pengaturan BUMN Erick Thohir, mantan Menteri BUMN Poltak Pesta O.Marpaung, serta sejumlah pejabat dibidang pengadaan, Logistik dan manajemen material Inalum.

Halomoan menegaskan, penyebutan nama-nama tersebut bukan berarti terlibat hukum. “Pertemuan semata untuk komunikasi dan klarifikasi korporasi,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *