MEDAN,Sinarsergai.com – Dugaan peredaran narkoba jenis sabu dan ekstasi (inex) di dalam Lapas Kelas I Medan kembali mencuat dan menjadi sorotan publik. Informasi yang dihimpun awak media, Selasa (24/2/2026), menyebutkan bahwa aktivitas ilegal tersebut diduga dikendalikan oleh seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berinisial Tj yang kabarnya berada di Blok T3 Kamar 12.
Informasi tersebut menimbulkan pertanyaan besar bagi masyarakat terhadap komitmen pemberantasan narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan. Diketahui bahwa sebelumnya Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, menyampaikan statemen di media online secara tegas akan mencopot pejabat lapas apabila ditemukan dan terbukti adanya peredaran narkoba serta penyalahgunaan telepon genggam di dalam Lapas.
Pernyataan keras tersebut kini kembali dipertanyakan masyarakat luas terhadap komitmen Menteri tersebut. Apakah benar akan diwujudkan atau hanya sebatas wacana.
Menurut salah seorang sumber di dalam Lapas mengungkapkan kepada awak media bahwa peredaran narkoba di Blok T3 diduga sudah berlangsung lama. Bahkan, ia menyebut praktik tersebut diduga secara terang-terangan. “Sudah lama itu bang, bukan baru. Semua orang dalam tahu,” ujarnya dengan nada kecewa.
Sumber juga menuturkan, setelah pemberitaan terkait peredaran narkoba viral, pihak internal Lapas disebut langsung melakukan tindakan terhadap Tm yang merupakan salah satu warga binaan.
Namun menurutnya, tindakan tersebut hanya bersifat sementara. “Biasalah bang, kalau sudah viral baru pura-pura dilakukan pengawasan ketat agar terlihat ada penindakan. Tapi diduga kenyataan nya ada semacam “permainan” karena hingga kini kabar nya masih berjalan dengan bebas tanpa ada hambatan. ucapnya, Selasa (24/2/2026).
Tak hanya narkoba, praktik dugaan penipuan online atau yang disebut “lodes” juga disebut-sebut marak terjadi di dalam lapas. Sumber mengklaim sedikitnya terdapat tiga kamar yang diduga menjadi pusat aktivitas tersebut. “Bukan hanya narkoba bang. Lodes pun ada di sini. Nanti kupastikan kamar-kamarnya,” katanya, sembari meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan.













