Wakil Bupati Aceh Timur Dampingi HRD Tinjau Sejumlah Infrastruktur Yang Rusak Parah di Aceh Timur.  – Sinarsergai
AcehDaerah

Wakil Bupati Aceh Timur Dampingi HRD Tinjau Sejumlah Infrastruktur Yang Rusak Parah di Aceh Timur. 

×

Wakil Bupati Aceh Timur Dampingi HRD Tinjau Sejumlah Infrastruktur Yang Rusak Parah di Aceh Timur. 

Sebarkan artikel ini

ACEH TIMUR, Sinarsergai.com-Wakil Bupati Aceh Timur T. Zainal Abidin, S.Pd.I., M.H. mendampingi Anggota DPR RI Komisi V, Haji Ruslan Daod, dalam kunjungan kerja ke sejumlah titik infrastruktur di wilayah Aceh Timur, Jumat (27/2/2026).

 

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya peninjauan langsung kondisi sarana dan prasarana pascabencana banjir dan longsor yang melanda daerah itu beberapa waktu lalu.

 

Rombongan turut didampingi seluruh anggota DPRK Aceh Timur Fraksi PKB, para camat dari wilayah yang dikunjungi, serta tim teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia. Hadir pula perwakilan dari sejumlah Direktorat Jenderal, di antaranya Ditjen Sumber Daya Air (SDA), Ditjen Bina Marga, serta Ditjen Prasarana Strategis.

 

Sejak pagi, rombongan bergerak menyisir sejumlah titik strategis yang terdampak bencana. Peninjauan diawali ke Waduk Merbau II di Kecamatan Birem Bayeun, guna melihat kondisi infrastruktur pengendali air yang berperan vital dalam mengurangi risiko banjir.

 

Dari sana, rombongan melanjutkan peninjauan ke ruas Jalan Lintas Idi–Keude Gerbak, yang menjadi salah satu jalur transportasi utama masyarakat yang saat ini rusak parah dan perhatian khusus karena berdampak langsung terhadap mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian.

 

Kunjungan kerja juga menyasar pusat aktivitas ekonomi masyarakat, yakni Pasar Rakyat Idi Rayeuk dan Pasar Rakyat Peureulak. Di dua lokasi tersebut, rombongan berdialog dengan pedagang terkait kondisi bangunan pasar yang mengalami kerusakan pada sejumlah fasilitas penunjang.

 

Peninjauan berlanjut ke titik rawan abrasi dan kerusakan daerah aliran sungai, termasuk IJD Teupin Pukat, kemudian menyusuri Krueng Arakundo beserta daerah alirannya hingga ke Desa Pante Rambong dan Pante Labu, Kecamatan Pante Bidari. Bahkan, rombongan menembus kawasan pedalaman untuk memastikan kondisi tanggul, badan sungai, dan infrastruktur pendukung lainnya.

 

Rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan ke Dayah Alue Angen di Aceh Utara serta peninjauan IJD Tanjong Meunje – Meunasah Asan, yang juga dilaporkan mengalami kerusakan cukup serius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *