TANGERANG, Sinarsergai.com-Dalam rangka memperkuat pembinaan keagamaan selama bulan suci Ramadan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tangerang menghadirkan keluarga warga binaan untuk menyaksikan langsung rangkaian kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di dalam rutan. Kegiatan ini menjadi wujud dukungan terhadap program pembinaan spiritual sekaligus momentum mempererat hubungan kekeluargaan di bulan penuh berkah.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan program One Day One Khatam yang diikuti secara khusyuk oleh warga binaan. Program ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian yang secara konsisten dilaksanakan selama Ramadan guna meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan warga binaan. Kehadiran keluarga dalam momen tersebut memberikan dukungan moril yang kuat serta menjadi penyemangat tersendiri bagi warga binaan dalam mengikuti kegiatan ibadah.
Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa peran keluarga memiliki kontribusi besar dalam keberhasilan proses pembinaan, khususnya pembinaan keagamaan yang menjadi fondasi perubahan perilaku warga binaan.
“Pembinaan tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan keluarga. Momentum Ramadan ini menjadi ruang yang sangat baik untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, sekaligus mempererat kembali hubungan emosional antara warga binaan dengan keluarganya. Kami berharap dukungan ini terus berlanjut sebagai bagian dari proses pembinaan yang berkesinambungan,” ujar Irhamuddin.
Suasana semakin hangat ketika kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama yang dilanjutkan dengan silaturahmi antara warga binaan dan keluarga. Momen tersebut dimanfaatkan untuk saling berbagi cerita, memberikan motivasi, serta memperkuat komitmen warga binaan untuk menjalani proses pembinaan dengan sungguh-sungguh.
Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas I Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek spiritual, tetapi juga melibatkan peran aktif keluarga sebagai sistem pendukung utama dalam proses reintegrasi sosial. Diharapkan, sinergi antara rutan dan keluarga dapat menjadi fondasi kuat dalam membentuk pribadi warga binaan yang lebih baik dan siap kembali ke tengah masyarakat.













