Bobby Nasution Kembali Gebrak Sumut! Sutan Tolang Lubis Hadirkan Operasi Sadar Pajak, Layani Masyarakat
MEDAN, Sinarsergai.com – Membayar pajak kendaraan bermotor tidak harus menunggu masyarakat datang ke kantor Samsat. Kini, pemerintah yang mendatangi masyarakat, mengingatkan kewajiban sekaligus menyediakan pelayanan pembayaran langsung di lokasi.
Pendekatan inilah yang diperlihatkan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Operasi Gabungan Sadar Pajak Kendaraan Bermotor yang digelar serentak di 33 kabupaten/kota se-Sumut selama Oktober 2026.
Program yang melibatkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumut bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut tersebut menjadi salah satu langkah konkret memperkuat kepatuhan wajib pajak melalui pendekatan yang lebih humanis dan persuasif.
Operasi diawali dengan apel bersama di Kantor Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut, Jalan Putri Hijau, Medan, Jumat (16/10/2026), yang dihadiri sejumlah pejabat terkait.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bapenda Sumut Sutan Tolang Lubis, Direktur Lalu Lintas Polda Sumut Kombes Pol Achmad Fauzi Dalimunthe, serta Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sumut Nasjwin Andi Nurdin.
Juga hadir Sekretaris Bapenda Sumut Muhammad Ainul Hafiz dan Kepala UPTD Samsat Medan Utara Suluh Agung Pasi.
Usai apel, petugas gabungan langsung bergerak melakukan operasi di depan Kantor Ditlantas Polda Sumut, Jalan Putri Hijau.
Dengan memasang plang resmi operasi, petugas kepolisian secara selektif memberhentikan kendaraan roda dua maupun roda empat untuk memeriksa kelengkapan administrasi kendaraan, termasuk status pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Namun, operasi ini memiliki pendekatan berbeda. Petugas tidak hanya melakukan pemeriksaan, tetapi juga mengedepankan komunikasi yang santun dan persuasif.
Pengendara yang diketahui memiliki tunggakan pajak dipersilakan memasuki halaman lokasi pelayanan untuk berdialog dengan petugas Samsat, termasuk petugas Bapenda yang menangani administrasi perpajakan.
Di tempat tersebut, masyarakat diberikan penjelasan mengenai kewajiban pajaknya sekaligus kesempatan menyelesaikan pembayaran.
Bahkan, bagi masyarakat yang bersedia langsung melunasi tunggakan, Bapenda telah menyiapkan bus Samsat Keliling sehingga pembayaran dapat dilakukan di lokasi tanpa harus mendatangi kantor Samsat.
Sebagai bentuk apresiasi, wajib pajak yang melakukan pembayaran juga memperoleh suvenir dan kesempatan mengikuti program undian Gebyar Pajak Sumut.
Program Gebyar Pajak 2026 menyediakan 936 hadiah untuk wajib pajak yang patuh, mulai dari perangkat elektronik, sepeda, hingga berbagai hadiah menarik. Sementara Grand Prize Desember 2026 menyiapkan tiga unit Toyota Innova Reborn Diesel A/T serta 20 paket umrah atau perjalanan Holyland.
Bagi masyarakat yang belum dapat membayar saat itu, petugas memberikan ruang untuk menyampaikan komitmen pelunasan melalui surat pernyataan yang memuat perkiraan waktu pembayaran.
Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa tujuan operasi bukan semata-mata menemukan kendaraan yang menunggak pajak, melainkan membangun kesadaran dan membuka jalan penyelesaian kewajiban.
Kepala Bapenda Sumut Sutan Tolang Lubis menjelaskan, Operasi Sadar Pajak bertujuan mengingatkan masyarakat yang mungkin lupa atau belum sempat memenuhi kewajiban perpajakannya.
“Kita menyadarkan masyarakat untuk membayar pajak. Ada masyarakat yang lupa membayar kewajibannya, kita ingatkan dengan baik-baik,” ujar Sutan.
Menurutnya, operasi serupa akan terus dilaksanakan di 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara.
Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan kehadiran bus pelayanan pajak keliling agar pembayaran PKB semakin mudah.
Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Sumut Kombes Pol Achmad Fauzi Dalimunthe mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat membayar pajak karena penerimaannya mendukung pembangunan jalan, jembatan, lampu penerangan jalan, dan fasilitas publik lainnya.
“Uang pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali kepada masyarakat melalui pembangunan. Dari kita untuk kita,” katanya.
Dukungan juga disampaikan Kepala Kanwil Jasa Raharja Sumut Nasjwin Andi Nurdin melalui kolaborasi pelayanan dan peningkatan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan kendaraan bermotor.
Respons positif datang dari masyarakat. Rini, warga Amplas, mengaku terbantu dengan keberadaan bus Samsat Keliling karena pembayaran menjadi lebih cepat dan tidak harus mengantre panjang di kantor Samsat.
Ia berharap pelayanan serupa diperbanyak agar semakin banyak masyarakat memiliki kemudahan membayar pajak.
Pada akhirnya, Operasi Sadar Pajak memperlihatkan bahwa meningkatkan penerimaan daerah tidak selalu harus dimulai dengan pendekatan penindakan. Memberikan kemudahan, membangun komunikasi, dan menyediakan solusi justru dapat menjadi pintu masuk tumbuhnya kepatuhan masyarakat.
Di bawah kepemimpinan Bobby Nasution, pendekatan Kolaborasi Sumut Berkah menemukan bentuk konkretnya melalui kerja bersama Bapenda, kepolisian, dan Jasa Raharja. Sutan Tolang Lubis menjadi salah satu figur penting yang menerjemahkan semangat tersebut menjadi pelayanan langsung di tengah masyarakat. (*penulis zulfikar tanjing bersertifikat wartawan utama dewan pers)*














