Kemenhub Libatkan 40 Warga Buka Akses Jalan Menuju Menara Suar Tanjung Pemali – Laman 2 – Sinarsergai
Blog

Kemenhub Libatkan 40 Warga Buka Akses Jalan Menuju Menara Suar Tanjung Pemali

×

Kemenhub Libatkan 40 Warga Buka Akses Jalan Menuju Menara Suar Tanjung Pemali

Sebarkan artikel ini

Adapun tanah yang dijadikan akses jalan menuju Menara Suar Tanjung Pemali tersebut merupakan tanah hibah dari warga bernama Ateng. Proses hibah tanah tersebut difasilitasi oleh Kepala Desa Langara Tanjung Batu.

“Terima Kasih kepada Bapak Ateng yang menghibahkan tanah 260 Meter persegi kepada Kantor Disnav Kelas II Kendari,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Konawe Kepulauan Andi Muhammad Lutfi menyampaikan apresiasi atas adanya program Padat Karya membuka akses jalan tersebut.

“Kami selaku Pemda mengucapkan terima kasih atas pengerjaan pertama yang hari ini dilaksanakan oleh Disnav Kendari,” ujarnya.

Menurutnya, pembuatan akses jalan sangat membantu perkembangan infrastruktur di daerah tersebut. Terutama wilayah Kabupaten Konawe Kepulauan merupakan daerah baru hasil pemekaran yang baru berusia 7 tahun.

“Kami mengucapkan terima masih dan penghargaan yang luar biasa bahwa di Pulau Kecil ini sangat diperhatikan oleh pemerintah pusat,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komis V DPR RI Ridwan Bae menjelaskan bahwa kegiatan padat karya ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah untuk mendorong perekonomian masyarakat terutama yang terdampak oleh pandemi.

Dia yang merupakan putra asli Kendari menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Padat Karya di daerahnya tersebut.

“Padat Karya ini memberikan kesempatan kerja pada masyarakat sehingga akan terjadi perputaran ekonomi. Makanya saya berterima kasih sebesar-besarnya (atas terselenggaranya padat karya tersebut),” ujarnya.

Sementara itu, Ateng yang merupakan pemilik tanah hibah mengatakan bahwa dia menghibahkan tanah tersebut untuk mendukung niat baik Disnav Kelas II Kendari untuk membuat akses jalan tersebut.

“Dari Disnav kan ingin membuat jalan supaya langsung (aksesnya), saya merasa itu bagus,” ujarnya.

Selain itu, Ateng juga berharap dengan adanya proses pengerjaan jalan melalui kegiatan Padat Karya ini dapat menjadi jalan rejeki untuk rekan-rekannya.

Niat tulus Ateng tersebut muncul akibat banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan. Semula sebagian besar mereka bekerja sebagai nelayan, namun akibat cuaca yang sering tidak bersahabat mereka sudah lama tidak melaut dan tidak memperoleh penghasilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *