Bersama Gubernur, Kapolda, BWS, dan Kasdam, Bupati meninjau banjir dari atas sehingga penanganan dapat dilakukan secara menyeluruh.
Bupati Darma Wijaya sebelumnya menjelaskan bahwa tahun ini Serdang Bedagai melakukan pengerukan sedimen atau pendangkalan Sungai Belutu atau Sungai Sei Rampah sepanjang 1,5 kilometer. “Namun langkah itu masih sangat kurang untuk mengatasi banjir, karena terjadi sedimen sungai dan penyempitan sungai sepanjang 33 kilometer dari hulu ke hilirnya,”ungkap Bupati.
Selain itu banjir di tahun ini tergolong cukup parah karena mirip banjir seperti 20 tahun lalu. Banjir juga diperparah karena naiknya air laut (banjir rob) sehingga aliran air tidak lancar.”Laut tidak lagi bisa menampung sehingga aliran air tertahan di Kecamatan Tanjung Beringin dan meluap ke pemukiman warga, diperparah dengan intensitas curah hujan yang tinggi.” “Persoalan ganti rugi lahan akan kami selesaikan. Karena memang rakyat menginginkan itu dan ia yakin itu segera selesai.Imbuh Bupati.
Turut hadir Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra, Kasdam Bukit Barisan Brigjend TNI Purwito Hadi Whardono, Wakil Bupati Sergai H.Adlin Umar Yusri Tambunan. (Red)





