Sementara itu, dari Puskesmas Sering melalui Kepala Puskesmas, dr.Fitrah Nurdin, mengatakan, Virus B11529 atau Omicron di Afrika Selatan lebih cepat penyebarannya dari Covid19. Gejalanya juga sama persis dengan virus Corona. Untuk Vaksin, Puskesmas Sering tambah nya, perhari ada 200 orang yang datang ke puskesmas Sering untuk di Vaksin.
Vaksinasi sampai awal Desember 2021, diperkirakan 20 ribu orang, sementara untuk lansia masih sedikit dan masih belum memenuhi target karena masih takut dengan Vaksinasi.
“Saat ini di Puskesmas Sering vaksin Lansia masih 40 persen. Hal ini disebabkan ketakutan Lansia untuk di Vaksin, kemudian, masih sedikitnya warga yang membawakan lansia untuk di Vaksin ke Puskesmas,target kita 109 persen Lansia harus sudah di Vaksin,”jelasnya.
Untuk saat ini, sambungnya, warga sudah mulai longgar memakai masker, termasuk juga kerumunan ataupun kumpul-kumpul.
“Perlu di ingatkan bahwa pemerintah belum mengumumkan Pandemi Covid19 berakhir, sehingga agar warga masyarakat tetap waspada dan mematuhi serta mengikuti Prokes 3M,”terangnya.
Hadir pada pelaksanaan Sosialisasi Perda tersebut, Sekretaris Camat Medan Tembung, Amsah Hasibuan, Kasi Ekbang Kelurahan Sidorejo Hilir, Bangsawan Pasaribu, tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh politik.(mdn)