Bahkan ketika kontrak proyek ini berakhir pada Desember 2020 lalu, proyek berupa pengadaan itu tak kunjung terealisasi.
Untuk itu, Komadsu secara tegas dalam pernyataan sikapnya mengungkapkan
- Periksa GM PLN UIKSBU dan kroninya
- Tangkap Sudjana, si Direksi Pekerjaan
- Bongkar seluruh praktik korupsi di PLN UIKSBU yang kami duga sudah menggurita
Tapi sayangnya, aksi Komadsu ini justru tak mendapat atensi dari GM dan manajemen PLN UIKSBU yang berkompoten menanggapi masalah ini. Karena hingga massa meninggalkan lokasi, tak satu pun dari mereka memberi penjelasan.
“Kami mau GM PLN UIKSBU turun menemui kami memberikan klarifikasi terkait proyek di PLTU Belawan yang telah merugikan negara miliaran rupiah ini. Jika ini tak direspon, kami pasti akan kembali dengan massa yang lebih besar,” teriak Megah, Koordinator Aksi.
“Kami juga sudah menyiapkan seluruh dokumen korupsi ini untuk nantinya akan langsung kami bawa ke KPK di Jakarta,” pungkasnya.
Sementara, usai melakukan aksi damai yang dikawal ketat aparat kepolisian, massa Komadsu melanjutkan aksi ke Kejati Sumut.(rel/R-03)





