Kemudian jaminan kenyamanan melakukan kegiatan diperairan danau toba, jaminan untuk mendapatkan pertolongan dan lain sebagainya, untuk itu diperlukan Pembentukan Satuan Kepolisian Kawasan Pariwisata (Destinasi Pariwisata Super Prioritas Danau Toba).
“Mari bersama-sama kita dapat merubah kultur yang lebih baik, kultur yang humanis kepada masyarakat, agar orang dapat percaya, senang datang ke Danau Toba ini. Mari bersama kita mendukung Program Pemerintah ini, untuk kita bersama, untuk masyarakat, untuk anak cucu kita kelak, terimakasih,”Pungkas Irjen. Pol. Drs. R. Z. Panca Putra S, M.Si.
Usai membacakan kata sambutannya, Kapolda Sumut membuka diskusi terkait mengembangkan Kawasan Pariwisata yang Integritas sehingga perlu dibentuk 1 wilayah yang fokus untuk Otorita Destinasi Pariwisata terkhusus di Kawasan Danau Toba.
Dalam diskusi tersebut pola Pembangunan Kawasan Pariwisata di Danau Toba yakni Pengaturan dan pengendalian tata ruang, Akses dan Konektifitas di terminal, Bandara, dan jalan menuju ke tujuan Wisata Dermaga serta Pelabuhan – pelabuhan. Fasilitas di lokasi Wisata, penataan pedagang kaki lima, Restoran kecil, dan Toilet (standar bintang empat), Sumber daya manusia (SDM) perlu dilakukan traning/pelatihan untuk meningkatan kualitas SDM, Budaya Kerja, Budaya Melayani dan Budaya Kebersihan, Pemasaran Produk, Promosi 5 DPSP besar-besaran secara Intergrasi serta Tiga kegiatan DPSP yakni Investasi pembangunan Kawasan, Proses Pembangunan dan Pam Objek Wisata.(mar)