dr. Salomo F. Siahaan Minta Maaf Kepada Wartawan,Inspektorat Akan Panggil Segera – Sinarsergai
Blog

dr. Salomo F. Siahaan Minta Maaf Kepada Wartawan,Inspektorat Akan Panggil Segera

×

dr. Salomo F. Siahaan Minta Maaf Kepada Wartawan,Inspektorat Akan Panggil Segera

Sebarkan artikel ini
Teks foto : dr. Salomo Fajar Siahaan bersama rekan wartawan di Sergai bincang-bincang santai sambil nikmati air kelapa muda dan jus di Jericho Stable, Selasa (22/2/2022)

Sergai,Sinarsergai.com –  Tokoh masyarakat Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) H.Bahrum Abbas mengungkapkan, statemen dr. Salomo Fajar Siahaan terkait 60 persen pegawai RSUD Sultan Sulaiman terpapar Covid-19, sungguh mengejutkan masyarakat Sergai. Namun, sangat disayangkan informasi tersebut tidak bisa dibuktikan dan tanpa data yang benar.

Ia berharap seorang dokter yang sudah berpengalaman dan bekerja cukup lama di rumah sakit milik pemerintah tersebut bijak dalam berbicara dan menyampaikan informasi,tidak asal bicara seperti seorang yang tidak memiliki pengetahuan. Konon lagi informasi yang diketahui dan diterima itu belum dijamin keakuratan maupun kebenarannya. Dampak dari informasi yang beredar tidak benar tersebut,  bisa menyesatkan banyak orang di dalam daerah maupun luar daerah.

Sedangkan terkait ramainya diperbincangkan soal media social yang tampil saat ini khususnya facebook yang bisa dikatakan sebagai tempat curhat, melampiaskan amarah dan bahkan sudah menjadi tempat bagi sebahagian orang untuk menghibur hati dengan menampilkan foto-foto aktivitas sehari-hari. Kecanduan sebahagian orang dalam menyajikan berbagai informasi dengan menuliskan narasi-narasi di akun facebook tanpa control yang baik, bisa menimbulkan masalah bagi diri sendiri dan orang lain. Apalagi narasi yang ditulis mengarah provokasi.

Nah, untuk mencegah aksi provokasi lewat media sosial, baik itu lewat facebook dan media lainnya, menurut Bahrum Abbas, pihak kepolisian Sumatera Utara dan Sergai sangat diharapkan melakukan pematauan terhadap akun facebook yang dicurigai berisi konten yang arahnya provokasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *