Kekerasan yang menimpa JBL diduga terkait pemberitaannya yang menyudutkan salah satu Ketua OKP di Kabupaten Madina.
Menurut Jeffry, Jumat pagi (4/3/2022) Ketua OKP tersebut meminta waktunya untuk bertemu dengan orang suruhannya.
“Saat pagi dengan menggunakan nomor telpon rekan saya, Ketua OKP tersebut meminta saya agar berbincang-bincang dengan orang suruhannya. Saya sendiri tidak paham maksud dan tujuan dari pertemuan tersebut. Namun karena saya menganggap bahwa saya benar, buat apa saya takut untuk bertemu,” ucap JBL ketika membuat laporan di Mapolres Madina, Jumat (4/3/2022) malam. (Rel)