Medan, Sinarsergai.com – Kesehatan Ibu, Bayi Baru Lahir dan Balita (Kibbla) harus menjadi perhatian Pemerintah Kota Medan dengan memberikan fasilitas kesehatan baik selama proses kandungan, setelah melahirkan, pemeriksaan kesehatan bayi maupun balita sehingga tercipta anak-anak yang sehat dan cerdas.
Penegasan ini disampaikan Anggota DPRD Medan, Wong Chun Sen Tarigan dalam Sosialisasi Perda No.6 Tahun 2009 Tentang Kesehatan Ibu, Bayi Baru Lahir dan Balita (KIBBLA), yang dilaksanakan pada hari Sabtu (19/03/22) di Jalan Madiosantoso Ujung Kelurahan Pulo Brayan Darat 2, Kecamatan Medan Timur. Dalam sosialisasi tersebut tampak hadir, Kepling 14 Ilyas mewakili Camat Medan Timur dan Perwakilan Dinas Kesehatan Kota Medan dari Puskesmas Glugur Darat dr Herlina Purba.
Wong juga mengimbau agar pasangan muda memperhatikan jarak kelahiran anak, serta selalu konsultasi dengan tenaga kesehatan baik itu di posyandu dan puskesmas terdekat. Ia pun mengingatkan agar Kepling sebagai garda terdepan untuk mendata anak-anak yang kurang gizi atau stanting sehingga masalah tersebut cepat teratasi.
Masih pada pertemuan tersebut, Wong juga menyebutkan bahwa dirinya menemukan dua balita stanting, mudah-mudahan saat ini Kondisinya sudah membaik. Karena lanjut politisi PDI Perjuangan ini, sesuai dengan instruksi partai untuk senantiasa melakukan pendampingan dan memberikan dukungan kepada anak-anak stanting.
Senada dengan itu, dr Herlina Purba pun menyampaikan dikawasan Medan Timur ada 79 Posyandu sehingga para ibu hamil, menyusui, dan pemeriksaan kesehatan bisa dilakukan, bahkan di puskesmas pun sudah ada pemeriksaan kandungan. Dan semuanya biayanya gratis.
Herlina pun mengingatkan pentingnya JKN atau BPJS Kesehatan, sebab kita tidak tahu sewaktu-waktu sakit karena ini sangat membantu sekali dalam pengobatan. “Jadi yang belum mengurus segeralah mengurusnya,” ujarnya lagi.
Menyambung, arahan dari Anggota DPRD Medan, Wong, Herlina pun menyampaikan pentingnya menjaga jarak kelahiran atau ber KB demi kesehatan ibu dan anak. “Jadi kepada ibu-ibu yang berhasi memberitahukan kepada ibu-ibu lainnya untuk datang ke posyandu dan puskesmas memeriksakan kesehatan,” Pintanya.