Medan, Sinarsergai.com – Konferensi Wilayah (Konferwil) Himpunan Mahasiswa Al-Washliyah (HIMMAH) Sumut diwarnai kericuhan dikarenakan pihak panitia tidak memperkenankan pengurus dari Himmah Tapsel dan Medan dilarang masuk oleh pihak Panitia yang berlangsung di Gedung Abdul Halim Harahap Jalan Sisingamangaraja Medan, Minggu (27/03/22).
Ketika dikonfirmasi kepada salah seorang Ketua Tim Pemenangan Sahabat Ilham Fauzi Munthe (SIM) Fakhrulrozi mengatakan bahwa kejadian ada protes oleh pihak peserta dari Tapsel yang tidak diperkenankan masuk oleh Panitia dikarenakan jumlah suara Komisariat diluar taksiran mereka. Sedangkan dari Medan tidak diperkenankan masuk karena setelah kepengurusan Himmah Medan periode 2018-2020 Ilham Fauzi Dalimunthe terpilih akan tetapi pihak Himmah Wilayah Sumut mengukuh Himmah Medan.
Meski demikian seharus diakomodir karena kedua kepengurusan masing-masing memiliki SK dari Himmah Wilayah Sumut dan aktif. “Seharusnya ini diakomodir oleh pihak Panitia maupun pengurus Himmah Sumut,” ucapnya lagi akan tetapi ia tidak mengetahui kenapa ada dua kepengurusan di Himmah Kota Medan.
Mengenai sosok calon Himmah Sumut diterangkan ada tiga kader terbaik diantaranya, Awaluddin Nasution, Syukur Soleh Sitorus dan Ilham Fauzi Munthe.
Sementara itu, karena suasana kurang kondusif dikarenakan adanya keributan dan protes kepada pihak Panitia sekitar pukul 23 malam melakukan skor hingga pukul 01.00 Wib atau Minggu (28/03/22) dinihari.
Hingga berita ini diterbitkan suasana pemilihan belum diketahui siapa sosok pimpinan kepengurusan Himmah Wilayah Sumut. (AC)