Sergai,Sinarsergai.com – Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) bergotongroyong membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan daging yang diperkirakan mengalami lonjakan harga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H, tepatnya 6 hari lagi dalam perkiraaan. “Untuk meringankan beban biaya masyarakat, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sepakat dan dengan cara bergotongroyong membeli Lembu sesuai dengan kemampuan masing-masing tanpa ada paksaan. Program bantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan daging ini atas keinginan bersama.
Dalam hal ini, sebut Kepala Badan Kepegawaian Darerah (BKD) Kabupaten Sergai Dingin Saragih SIP, Selasa (26/4/2022), tidak ada yang dipaksakan dan semuanya berjalan dengan kebersamaan ingin membantu masyarakat, bukan mencari keuntungan. Gimana cerita cari untung, daging yang dijual saja Rp.120 ribu/Kg, dibawah harga pasaran yang diperkirakan mencapai Rp.160 ribu/Kg menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Langkah ini menurutnya cukup baik, sebab Pemkab Sergai saat ini tidak memiliki anggaran untuk penyediaan khusus daging Lembu yang diberikan secara cuma-cuma (gratis) kepada masyarakat. Nah, hanya dengan cara subsidi Pemkab Sergai bisa membantu masyarakat. “Harga subsidi tersebut ternyata disambut gembira dan sangat antusias oleh masyarakat, namun tetap saja tidak mampu melayani semua warga.
Hal ini disebabkan Lembu yang akan disembelih hanya 100 ekor dan disebarkan ke 17 kecamatan se Sergai. Jadi, terkait adanya informasi ASN (Aparatur Sipil Negara) resah berkaitan dengan penyediaan daging Lembu subsidi, wah itu informasi tidak benar. Malah ASN merasa bahagia bisa membantu masyarakat. Ini juga sebahagian amal ibadah. Ucap Dingin.

Sementara Mantan Sekdakab Sergai dua periode Drs.H.Haris Fadillah,M.Si, menilai ini program yang cukup baik dan perlu menjadi contoh bagi daerah lain. Semua kalangan masyarakat Sergai harus mendukungnya. Dengan adanya Daging Lembu subsidi dari Pemerintah Sergai, maka masyarakat jelas terbantu. “Ini salah satu cara yang sangat tepat dan top diambil kebijakan tersebut oleh Bupati Sergai dan Wakil Bupati Sergai dengan melibatkan para kepala OPD dengan cara bergotongroyong.”





