Bersedekah Tidak Harap Pujian Dan Manfaatnya,Ini Pendapat Ustad Drs. Ridwan Yahya – Laman 2 – Sinarsergai
Blog

Bersedekah Tidak Harap Pujian Dan Manfaatnya,Ini Pendapat Ustad Drs. Ridwan Yahya

×

Bersedekah Tidak Harap Pujian Dan Manfaatnya,Ini Pendapat Ustad Drs. Ridwan Yahya

Sebarkan artikel ini
Teks foto : Ustad Drs.Ridwan Yahya

Muncul perasaan sedih, Ucap Ustad Rdiwan, pasalanya, begitu banyak kita ketahui masyarakat setiap hari bersedekah diberbagai tempat, namun apakah kita tahu perbuatan sedekah yang dilakukan itu bisa mengurangi jumlah peminta-minta atau malah bertambah. Kita khawatir malah semakin bertambah jumlah peminta-minta, karena tidak adanya wadah atau instansi yang memang bertugas mengayomi mereka dan melakukan pendataan, khususnya di Sumatera Utara umumnya di Indonesia. Buktinya masih banyak yang berkeliaran di jalanan dan tempat lain.

Memberi Tapi Tidak Ria

Jika kita melihat sejarah Rasulullah SAW kata Ridwan Yahya, beliau sewaktu kecil merupakan orang yang giat bekerja dan pantang berpangku tangan. Sejak muda, ia dikenal bekerja sebagai pengembala Kambing, pedagang yang ulet dan jujur. Nah, kenapa orang-orang yang berjualan Sembako (Sembilan bahan pokok) dengan harga murah hasil panen dari ladang, lalu dibawa mereka, dan itu lebih mulia daripada orang-orang yang berkeliaran di jalanan, siang malam, mengemis kepada manusia, padahal mayoritas mereka sebenarnya mampu bekerja mencari nafkah dengan baik..”

Perbuatan ini lebih baik kata Baginda Rasulullah SAW sebagaimana sabda yang diriwayatkan oleh Bukhari yang artinya “Bahwasanya salah seorang di antara kalian mengambil talinya, lalu dia datang dengan membawa seikat kayu bakar, lalu dia menjualnya sehingga Allah memberinya kecukupan dengan itu adalah lebih baik baginya daripada dia meminta-minta kepada orang lain, baik mereka mau memberinya maupun tidak.

Disni sambung Ustad Ridwan lagi, dapat kita pahami hadist tersebut lebih baik mencari nafkah yang halal dengan cara yang baik, tidak meminta-minta, misalnya mencari kayu bakar di hutan lalu menjualnya, lebih baik menurut Rasulullah SAW daripada meminta-minta. Untuk mendapatkan pahala daripada perbuatan sedekah itu ada baiknya kita ketahui bagaimana sedekah yang dianjurkan sesuai dengan Firman Allah SWT dalam Surat Al-Munafiqun:10 yang artinya , “Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata, “Ya Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh.” (QS. Al-Munafiqun: 10).

Ayat ini menjelaskan bahwa bersedekah itu juga tidak boleh dilakukan asal-asalan, melainkan dengan niat bersedekah karena Allah SWT dan tidak mengharapkan pujian dari orang lain. Bersedekah yang dilakukan juga bisa tidak memperoleh pahala dikarenakan saat memberikan sedekah menyakiti orang yang menerimanya. Lebih baik menyembunyikan perbuatan sedekah tersebut daripada menyebutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *