SEI RAMPAH,Sinarsergai.com – Percepatan penurunan stunting pada Balita adalah salah satu program prioritas Pemerintah sebagaimana termaktub dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.Untuk itu Wakil Bupati Serdang Bedagai Adlin Tambunan meminta kepada instansi terkait termasuk stakeholder untuk memetakan program, kegiatan dan pencegahan stunting secara optimal. Hal itu diungkapkannya saat membuka rembuk stunting tingkat Kabupaten Serdang Bedagai di aula Sultan Serdang, Kamis (15/9/2022).
“Menurut WHO, batasan prevalensi stunting di suatu wilayah sebesar 20 persen. Secara Nasional, berdasarkan data dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) prevalensi stunting menurun dari 30,8 persen pada tahun 2018 menjadi 24,4 persen pada tahun 2021. Berbanding lurus dengan Serdang Bedagai juga mengalami penurunan prevalensi stunting dari 36,2 persen pada 2019 menjadi 20 persen pada tahun 2021,” Ucapnya.
Namun, Adlin berpesan agar tidak cepat berpuas diri, karena kita memiliki target dibawah 14 persen pada 2024 ini dan 0 persen pada 2030. “Saya harap, Masing-masing instansi dan stakeholder dapat mengambil peran dalam upaya percepatan penurunan prevalensi stunting di Serdang Bedagai. Camat, Kepala Desa hingga bidan dan lainnya saya harap terus menjalankan program yang sudah disusun hingga target penurunan stunting kota tercapai, ” Tambahnya.
Singkronisasi program kegiatan lintas perangkat daerah dan Desa juga diyakini dapat mendukung keberhasilan program penanganan stunting. “Posyandu harus terus dilakukan sehingga dapat diketahui balita yang beresiko ataupun yang mengalami stunting. Sebab dari Desa lah kita mengetahui balita yang mengalami stunting, ” Tandasnya.
Sebelumnya Kadis Kesehatan Selamet Hartono melaporkan bahwa rembuk stunting tingkat kabupaten ini dilaksanakan berdasarkan hasil rembuk stunting tingkat Desa dan Kecamatan yang sudah terlebih dahulu dilaksanakan. “Maksud dan tujuan rembuk stunting ini adalah percepatan penanganan stunting di Kabupaten Serdang Bedagai. Serta merumuskan program kerja yang akan dilakukan di tahun mendatang,”Bebernya.





