BATUBARA,Sinarsergai.com – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sangat menambah bebna biaya hidup bagi masyarakat miskin. Dampak dari kenaikan harga BMM yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat membuat nelayan di Kabupaten Batubara ini terkadang pergi mencari ikan di laut terkadang libur, sebab, biaya pergi melaut itu sudah tidak seperti biasanya. Sebelum harga BBM naik, biaya yang dikeluarkan untuk melaut mencari ikan itu hanya sebesar Rp.25 ribu, tapi setelah naik membengkak menjadi Rp.40 ribu.
Sedihnya lagi, belum tentu ikan yang dicari di laut itu berhasil ditangkap, terkadang kosong pulang dari laut dan biaya belanja di rumah menjadi terancam. Hal ini diutarakan oleh Ahmad (66) nelayan yang berdomisili di Dusun Tasak Lama, Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Senin (19/9/2022).
Diungkapkan Ahmat, naiknya BBM menjadikan para nelayan di Kabupaten Batubara ini semakin susah. Selain biaya melaut bertambah, kenaikan BBM ini berdampak juga terhadap harga Sembako seperti Beras, Gula, Minyak Goreng dan lainnya. “Namun yang lebih parahnya lagi BBM naik, tapi harga Ikan tetap seperti biasa tidak ada kenaikan sama sekali ketika dijual sama tokeh atau tengkulak “
“Harapan saya kepada Pemerintah Pusat dan Kabupaten Batubara, tolonglah perhatikan masyarakat miskin seperti kami ini yang bermata pencarian nelayan. “Saya dan rekan-rekan yang hanya mengharapan hasil tangkapan melaut, tolonglah dan kasihanilah warga miskin ini.Ucapnya.(HB)





