BM BAPERA Sumut Aksi Dukung Kapoldasu Berantas Judi – Laman 2 – Sinarsergai
Blog

BM BAPERA Sumut Aksi Dukung Kapoldasu Berantas Judi

×

BM BAPERA Sumut Aksi Dukung Kapoldasu Berantas Judi

Sebarkan artikel ini

Untuk itu, DPD BM Bapera Sumut dalam aksinya menyatakan sikap mendukung Kapoldasu Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak dan jajarannya memberantas semua praktik perjudian. 

Selain itu, mendesak Kapoldasu Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak dan jajarannya untuk segera menangkap pengelola judi, Apin BK, guna diproses sesuai hukum yang berlaku.

DPD BM Bapera Sumut juga mengecam dan mengutuk keras penebar hoax dan fitnah keji tidak bertanggungjawab yang mendiskreditkan Kapoldasu Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak dan jajarannya.

Tak hanya itu, DPD BM Bapera Sumut juga meminta masyarakat untuk tidak terpancing dan tidak percaya dengan kabar hoax berisi fitnah keji tidak bertanggung jawab yang mendiskreditkan Kapoldasu Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak dan jajarannya yang seolah-olah dengan pengelola judi.

“DPD BM Bapera Sumut siap menjadi garda terdepan bersama Kapoldasu Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak dan jajarannya memberantas semua praktik perjudian,” tegas Auffa Aziz.

Secara terpisah, Ketua DPD Bapera Sumatera Utara, Abdul Rahman SE, juga mendukung Kapoldasu Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak dan jajarannya memberantas segala bentuk judi. 
Menurutnya, praktik perjudian sangat merugikan masyarakat. Selain dapat mengganggu ketenangan, kententraman atau kenyamanan, praktik judi juga bertentangan dengan kaidah atau norma hukum yang berlaku.

“Judi dapat membuat malas bekerja. Pemainnya berharap menang untuk membawa uang pulang, kemudian ketagihan hingga malas bekerja, sampai akhirnya memicu pertengkaran dalam rumah tangga. Jelas ini salah dan menyesatkan,” tegas Abdul Rahman yang akrab disapa Dedek Ray ini.

Menurut Dedek, sudah banyak warga terjerumus akibat judi yang berdampaknya hancur secara ekonomi. Mirisnya, pengelola judi seakan tidak pernah jerah, meski Polda Sumut dan jajarannya selalu sering melakukan penangkapan. 

“Mungkin karena hukumannya terlalu ringan hingga pengelola judi tak kunjung jerah. Karena itulah, saya berharap dan meminta kepada aparat hukum, mulai dari kepolisian, kejaksaan hingga pengadilan, untuk tidak memberikan keringanan hukuman kepada pengelola judi. Jerat dengan pasal dan ancaman hukuman maksimal,” imbaunya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *