SAMOSIR,Sinarsergai.com – Ratusan masyarakat yang tergabung dalam “Aliansi Masyarakat Samosir”, melakukan demo ke Kantor DPRD Samosir, Propinsi Sumatera Utara (Sumut), Senin (3/10/2022). Ratusan warga ini menuntut pihak Sekretariat DPRD untuk tidak membayarkan hak (gaji) 8 orang Anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan, serta satu orang dari Partai Golkar.
Demikian teriakan Manginar Sitanggang yang akrab disebut Amco saat menyampaikan orasinya saat demo di depan halaman Kantor DPRD Samosir. Adapun 8 anggota DPRD Samosir dari PDIP yang dimaksud yakni : Pardon ME Lumban Raja, Sorta Ertati Siahaan, Pilipus Pandiangan, Juliaman Hutabalian, Maringan Naibaho, Siska Ambarita, Dorcan Lumbanraja, dan Wisnu Sidabutar. Berikut satu orang dari Partai Golkar adalah Polten Simbolon.
Ratusan warga yang demo ini menuding sembilan orang anggota DPRD dari 2 fraksi tersebut yang membuat tidak jadi ditetapkannya R-APBD Pemerintah Kabupaten Samosir. “ Mereka yang sembilan orang ini tidak hadir saat paripurna “, teriak Amco saat orasi.
Sementara dilokasi, tampak para pendemo tersebut membawa spanduk bertuliskan ” ALIANSI MASYARAKAT SAMOSIR, DPRD ITU SEBAGAI REPRESENTATIF 440 RIBU MASYARAKAT KABUPATEN SAMOSIR, PARIPURNA ITU MERUPAKAN FORUM TERTINGGI MELAKSANAKAN WEWENANG TUGAS DPRD, JANGAN PILIH DPRD YANG TIDAK PRO RAKYAT”.
Sementara pada spanduk baliho yang bertuliskan “DPRD itu representatif 440 ribu masyarakat Kabupaten Samosir “, akhirnya diketahui tidak jelas asal sumber perolehan data mengenai jumlah penduduk Kabupaten Samosir. Akhirnya, tulisan di spanduk pendemo itu diketahui bahwa jumlah penduduk Samosir telah di mark up.
Sementara data yang diperoleh oleh wartawan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Samosir, jumlah penduduk Kabupaten Samosir untuk saat ini (tahun 2022) adalah sebanyak 137.696 ( seratus tiga puluh tujuh ribu enam ratus Sembilan puluh enam) jiwa. (ril/R-04)





