Dikatakannya, jika macet berbagai kendaraan terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), itu pemandangan yang biasa, tapi kemacetan itu terjadi di Desa Bagan Kuala, ini sungguh luar biasa”. Saya melihat penonton yang datang itu terdiri dari kaum ibu, bapak, generasi muda, terus memadati Pantai Merdeka dari pagi hingga sore. Situasi badan jalan baru kelihatan sepi saat menjelang solat Magrib.
Diakuinya, ia bangga dan bahagia melihat Desa Bagan Kuala ini berhasil menghidupkan kembali Panatai Merdeka. Berbagai kegiatan telah dilaksanakan di Pantai Merdeka yang memiliki sejarah tersebut. Kita berharap dua kegiatan yang sangat positif itu mampu nantinya melahirkan penyanyi dan pemain Layang-Layang yang handal nantinya. Festival Dangdut ini didukung oleh alat musik dari Cahaya Audio.Mari kita dukung semua kegiatan positif di daerah ini guna memerangi penyalahgunaan narkoba dan penyakit masyarakat lainnya.Ajak Muhammad Yakub yang akrab disapa Agam.(R-04)





