Dandim 0204/DS Hadiri Gerakan Tanam Padi Perdana bersama Menteri Pertanian, Prof Dr. H Syahrul Yasin Limpo SH MSi MH – Sinarsergai
Blog

Dandim 0204/DS Hadiri Gerakan Tanam Padi Perdana bersama Menteri Pertanian, Prof Dr. H Syahrul Yasin Limpo SH MSi MH

×

Dandim 0204/DS Hadiri Gerakan Tanam Padi Perdana bersama Menteri Pertanian, Prof Dr. H Syahrul Yasin Limpo SH MSi MH

Sebarkan artikel ini

Deli Serdang, Sinarsergai.com – Komandan Kodim 0204/DS Letkol Czi Yoga Febrianto SH, MSi menghadiri acara Gerakan Tanam Padi Bersama Menteri Pertanian Prof Dr H Syahrul Yasin Limpo. Kegiatan dilakukan di Desa Beringin, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (22/10/22). 

Dalam sambutannya, Menteri Pertanian mengatakan, Bumi Pertiwi menjamin Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia harus bisa lebih baik dari hari ini.

“Bapak hadirin sekalian yang berbahagia, kalau kita bertani itu memastikan diri kita tidak miskin, karena orang miskin kan enggak bisa makan. Nah ibu sekalian berarti kalau kita mau kaya bertanilah dengan baik. Kalau mau desamu baik bertanilah,” ujar Menteri.

Selama 2 tahun dilanda covid, ujar Mentan,  perekonomian naik turun, yang tetap stabil adalah bidang pertanian.

“Petani itu hebat, petani itu keren, saat ini bisa kita katakan, ‘Kau bisa apa tanpa pertanian’,” lanjut Mentan.

Menteri pertanian juga menyampaikan agar Pemerintah Kabupaten Deli Serdang harus serius dalam meningkatkan produksi pertanian dan pemerintah pusat melalui menteri pertanian mendukung penuh.

Sementara itu Bupati Deliserdang Ashari Tambunan diwakili Wakil Bupati HM Ali Yusuf Siregar berharap semoga kehadiran Mentan  Prof Dr Sahrul Yasin Limpo dan rombongan di Deliserdang dapat memberikan motivasi bagi Pemkab Deliserdang dan para petani dalam menjalankan program-program di bidang pertanian.

Dalam laporannya Wakil Bupati mengatakan Kabupaten Deliserdang merupakan salah satu penghasil lumbung pangan di Provinsi Sumatera Utara dengan luas area lahan persawahan seluas 3.992 hektar dimana pada tahun 2021 ini mampu memproduksi gabah kering giling sebesar 431 ton atau setara dengan 275.91 ton beras dengan konsumsi sebanyak 221.3 ton beras sehingga masih surplus beras sebesar 54.000 eh 684 ton. 

“Upaya kita dalam mempertahankan surplus tersebut tantangan yang sangat berat, hal ini dapat dilihat dari luas lahan pertanian yang ada terus mengalami penurunan akibat masih tingginya alih fungsi lahan pertanian menjadi perkotaan,” ujar Wabup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *