Oknum Dokter Diduga Telantarkan Pasien, Ketua SMSI : Keselamatan Pasien Harus Diutamakan – Sinarsergai
Blog

Oknum Dokter Diduga Telantarkan Pasien, Ketua SMSI : Keselamatan Pasien Harus Diutamakan

×

Oknum Dokter Diduga Telantarkan Pasien, Ketua SMSI : Keselamatan Pasien Harus Diutamakan

Sebarkan artikel ini
Teks. Foto : RSU. Silvani Jl. Perintis Kemerdekaan, Kel. Pahlawan, Kec. Binjai Utara, Sumatra Utara.

BINJAI,Sinarsergai.com – Dokter yang bertugas di ruang gawat darurat Rumah Sakit Silvani Binjai diduga telantarkan Pasien Inisial A (13) Warga Jl. Danau Laut Tawar, Gg. Tunggul, Lk. VIII, Kel. Sumber Mulyo Karya, Kec. Binjai Timur, Prov. Sumatra Utara, Selasa (08/11/2022) pukul 16.00 WIB.

Adapun kejadian dugaan penelantaran pasien kecelakaan tersebut bermula, dari penuturan Ibu korban kecelakaan sambil menangis terseduh menceritakan kekecewaan yang mendalam dengan pelayanan rumah sakit Silvani Binjai yang membiarkan anak perempuannya yang masih dibawah umur itu tergeletak tanpa ada pertolongan pertama dari pihak oknum Dokter di ruang gawat darurat rumah sakit Silvani Binjai. 

Ibu korban menjelaskan, sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Danau Laut Tawar kel. Sumber Mulyo Rejo, Kec. Binjai Timur pada Selasa, (08/11/2022) pukul 16.00 WIB. Kronologisnya, Saat itu korban sedang dibonceng, lalu terjatuh dari sepeda motor dikarenakan ada gundukan dijalan yang dikarenakan penghubung jembatan, korban mengalami benturan keras di bagian kepala, begitu juga luka-luka dibagian tangan, kaki, juga badan, Korban kemudian dibawa ke rumah sakit silvani Binjai. 

“Namun ada pembiaran/penelantaran pasien yang juga anak kandung saya. Dokter dan perawat sibuk berdiskusi yang tak jelas, saya ketika itu terus menangis meminta pertolongan pertama dan sama sekali tidak digubris, tolong tangani dulu anak ku. Lalu dengan santainya perawat pria di rumah sakit itu berkata mengatakan data aja dulu, dan kalau mau discaning, dirumah sakit ini gak ada scanning,” ujar Ibu korban kecelakaan lalu lintas tersebut menirukan bahasa perawat, ” tutur Nina Novita Ibu kandung korban.

Dengan terjadi dugaan penelantaran tersebut, akhirnya ibu korban berinisiatif membawa putrinya yang sedang terluka ke rumah sakit lain yang ada di Kota Binjai.

Mendengar Informasi perihal dugaan penelantaran pasien darurat itu, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Binjai-Langkat Siswanto SE, mengecam keras tindakan oknum dokter dan perawat rumah sakit yang melakukan pembiaran pasien.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *