Masih dalam rapat tersebut, Wakil Bupati Serdang Bedagai, Adlin menegaskan mengusulkan dalam pertemuan berikutnya dapat menghadirkan Kepala BWS, Pemprov Sumut dan juga Forum CSR terkait penggunaan dana CSR untuk penanganan banjir yang sudah dilakukan.
Ia kembali mengingatkan para Camat agar gajak warganya untuk bergotong royong untuk penanganan banjir serta adanya peran kecamatan dengan pihak sekolah mengawasi para pelajar untuk mengawasi para siswanya seusai sekolah.
Senada dengan itu, Kapolres Serdang Bedagai AKBP Dr. Ali Machfud, SIK, MIK, juga menyampaikan bahwa penanganan banjir tidak terlalu beda dengan penanganan lalu lintas artinya sejak dari hulu permasalahan harus sudah diselesaikan.
Dikatakannya, bahwa penanganan banjir yang selama ini kita sudah dilakukan hanya untuk penanggulangan sementara Jangka pendek.
Diharapkan kedepan penanganan banjir untuk jangka panjang, dimana saat ini sudah dilakukan dengan baik.
Begitu untuk bangunan-bangunan yang berdiri diatas tanggul agar mengkomunikasikan kembali kepada masyarakat agar memindahkan bangunan tersebut.
Adanya edukasi kepada masyarakat untuk mendukung pembangunan Kabupaten Serdang Bedagai agar masyarakat lebih menjadi tertib dan produktif.
Sementara itu Dandim DS, Letkol Czi Yoga menegaskan terkait penanganan bencana alam yang sudah terjadi dijadikan evaluasi penangganan bencana di tahun 2023 untuk menvegah terulangnya kembali.
Kodim akan membantu menyurati Provinsi terkait Penanganan Klep/pintu irigasi yang bermasalah untuk memperkuat Ketahanan Pangan.
Dikatakannya tercatat baru 33 Perusahaan yang sudah berkontribusi dari 90 Perusahaan dalam Forum CSR, Kodim akan membantu pendekatan agat Perusahaan tersebut untuk memberikan kontribusi untuk CSR.
Begitu juga kedepan terjadi bencana penanganya akan dilakukan secara terpadu baik itu Polres, Pemkab, Kodim mendirikan Posko Terpadu.
Ditegaskannya TNI akan membantu pendekatan kepada perusahaan terkait pemasangan portal yang dilakukan untuk mengatasi persoalan kendaraan yang Over Tonase.





