Bupati tutup UKW Angkatan Ke-50 di Asahan – Sinarsergai
Blog

Bupati tutup UKW Angkatan Ke-50 di Asahan

×

Bupati tutup UKW Angkatan Ke-50 di Asahan

Sebarkan artikel ini

Asahan, Sinarsergai.com – Bupati Asahan, H.Surya B.Sc diwakili Kadis Kominfo Syamsuddin,S.H.,M.M. menutup secara resmi pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-50 di Aula Hotel Sabty Garden Kisaran, Minggu (11/12/2022).

Ketua Dewan Kehormatan Provinsi Persatuan Wartawan Indonesia (DKP PWI) Sumut Muhammad Syahrir, membacakan hasil UKW ke-50 di Kabupaten Asahan. Diketahui, peserta UKW Muda berjumlah 48 orang. Berdasarkan hasil diketahui, peserta dinyatakan berkompeten sebanyak 26 orang, 16 orang belum berkompeten, dan 6 orang UKW Madya.

“Secara nasional wartawan berkompeten berjumlah 16.210 orang, lalu ditambah 26 orang hasil UKW ke-50 di Asahan menjadi 16.236 orang,” terangnya.

Firman Panjaitan wartawan Metro Indonesia pada kesan pesannya, menyampaikan terimakasih kepada panitia dan seluruh penguji. Ucapan sama kepada Pemkab Asahan dan PWI Asahan, atas kerjasamanya sehingga UKW ke-50 dapat terlaksana.

Ketua PWI Asahan Indra Sikumbang,S.H, mengucapkan terimakasih kepada DKP PWI Sumut yang telah menyebutkan hasil UKW.

Indra berharap, bagi peserta berkompeten jangan cepat puas. Semakin mau belajar, agar dapat menjadi wartawan profesional. Kepada yang belum, Indra mengatakan jangan berputus asa. Terus belajar, karena masih ada waktu untuk mengulang dan mengikuti UKW di waktu yang akan datang.

Ketua PWI Sumut H.Farianda Putra Sinik,SE dalam sambutannya mengaku kecewa dengan hasil UKW ke-50 ini. Menurut Farianda, dirinya kecewa karena masih banyak jumlah wartawan ikut UKW namun dinyatakan belum berkompeten.

Lebih lanjut Farianda , pihaknya akan meningkatkan kemampuan wartawan dalam menghadapi UKW. Guna mewujudkan hal itu, PWI Sumut sementara tidak akan melakukan perekrutan anggota PWI, tetapi akan menggelar peningkatan anggota.

Pelaksanaan UKW, sebut Farianda, bertujuan menciptakan wartawan berkualitas, profesional dan beretika.

“Saya menekankan pentingnya etika pada seorang wartawan. Tidak ada artinya profesional, kalau tidak beretika,” ucapnya.

Bupati Asahan diwakili Kadis Kominfo Syamsuddin, dalam arahannya mengatakan pelaksanaan UKW merupakan salah satu upaya peningkatan SDM bagi wartawan. Karenanya, dia juga kecewa melihat hasil UKW, masih tinggi jumlah wartawan sebagai peserta belum lulus atau berkompeten.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *