Aceh Timur, Sinarsergai.com – Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM) Tirta Peusada Kabupaten Aceh Timur sangat dirugikan dengan pemadaman listrik terutama didaerah Sistim Pengolahan Air Minum (SPAM) di Teumpeun Kecamatan Peureulak Barat Kabupaten Aceh Timur. Hal itu disampaikan Direktur PDAM Tirta Peusada, Iskandar SH kepada wartawan, Jumat (25/02/23).


Dalam keterangan persnya, Iskandar menyebutkan akibat adanya pemadaman listrik yang rutin dalam sepekan terakhir menganggu pasokan air khususnya di 6 (Enam) SPAM.
Adapun kawasan yang terdampak menurut Iskandar, yakni dikawasan SPAM Lhoknibong Kecamatan Pante Bidari memilik kapasitas 120 Liter/ detik dengan katagori aman karena wilayah tersebut jarang listrik padam.
SPAM Peureulak kapasitas 40 L/d dan Ranto Peureulak kapasitas 10 L/d kurang aman. SPAM Teumpeun Kecamatan Peureulak Barat 50 L/d dan Sungai Raya kapasitas 20 L/d sama sekali tidak aman. Sementara SPAM Rantau Slamat dan Peunaron katagori kurang aman.
“Akibat pemadaman listrik membuat PDAM merugi sehingga terdampak dalam pengelolaan dan penyaluran distribusi air untuk kepada pelanggan sehingga menjadi polimik,” ungkapnya.
Disebutkannya, bahwa pihak PDAM sering merugi karena harus mengganti pipa hal ini dikarenakan saat listrik hidup mati pipa air sering pecah serta pompa SPAM mengalami rusak dan bisa terbakar disebabkan saat listrik hidup setelah pemadaman HZ tidak cukup karena tidak sampai 50 HZ.
Oleh sebab itu, pihaknya meminta ke pimpinan PLN pusat agar menjadi perhatian serius terkait hidup padam listrik tersebut.
”Kalau bisa listrik harus di fullkan ke SPAM PDAM yang ada. Selama ini pihaknya selalu melaporkan ke PLN saat listrik hidup padam dan mendapatkan jawaban karena faktor alam serta jatuhnya ranting kayu pada kabel PLN itu,”pungkas Iskandar putra asli Idi Rayeuk ini. (Zbn86)





