Dihadapan Majelis Hakim, Mantan Operator Sebut Apin BK Bos Judi Online di Kompleks Cemara Asri – Laman 2 – Sinarsergai
Blog

Dihadapan Majelis Hakim, Mantan Operator Sebut Apin BK Bos Judi Online di Kompleks Cemara Asri

×

Dihadapan Majelis Hakim, Mantan Operator Sebut Apin BK Bos Judi Online di Kompleks Cemara Asri

Sebarkan artikel ini

Dikatakan Najwa, memang pakApin tidak ada memerintah atau menyuruh kami apapun diruangan itu, pak Apin datang melihat- lihat kami bekerja. Lalu beberapa menit keluar dari ruangan.

Apa saksi sering ketemu terdakwa Apin di tempat saksi bekerja, tanya penasehat hukum Apin lagi, menjawab itu Najwa, Ia baru kali itu melihat terdakwa Apin. Yang mengatakan pak Apin Bos besar disini kan cici Kristin dan Ko Kevin kepada saya bukan saya. Terang saksi Najwa dihadapan majelis hakim. 

Selanjutnya JPU memperlihatkan barang bukti yang ada diruang  sidang kepada saksi Najwa.

Usai memperlihatkan barang bukti kepada saksi Najwa, hakim ketua Dahlan meminta tanggapan dari terdakwa Apin yang mengikuti jalannya sidang dari monitor diruang. 

Terdakwa Apin membantah keterangan saksi Najwa, dan langsung mengatakan tidak benar itu pak hakim.
“Saya hanya sebagai penyedia tempat,” ucap terdakwa Apin di monitor yang ada diruangan.

Kemudian majelis hakim menanyakan kembali pada saksi Najwa apakah saksi tetap pada keterangan saksi?, dengan tegas Najwa mengatakan tetap pada keteranganya. 

Sebelum menutup persidangan ketua Majelis hakim menanyakan kepada tim JPU, sidang berikutnya berapa saksi yang akan dihadirkan pada sidang selanjutnya. 

Tim penuntut umum akan menghadirkan saksi sebanyak 6 saksi pada sidang berikutnya, selanjutnya majelis hakim menunda sidang senin depan. 

Sementara dalam dakwaan jaksa, Apin BK membeli bangunan ruko empat pintu dan tiga lantai bertempat di blok G-1 Nomor 53, 55, 57 dan nomor 59 di Komplek Cemara Asri.

Setelah dibeli oleh terdakwa, masing-masing 10 ruangan tersebut kemudian dijadikan sebagai tempat operasional permainan judi online. Terdakwa menyediakan fasilitas seperti kursi, meja, komputer, kemudian CCTV serta jaringan internet pada setiap ruangan yang dipasang oleh Didi (belum tertangkap).

Seluruh fasilitas itu digunakan oleh bandar judi online untuk mengoperasikan permainan judi online antara lain saksi Niko Prasetia (salah seorang pemegang saham judi online) dan Eric William, selaku leader. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *