Ia juga menyebutkan, 1 abad NU menunjukkan bahwa NU sudah kuat. Namun kekutan ini tidak cukup kalau tidak dibarengi dengan visi dan mentalitas yang kuat. Maka, abad kedua NU ini penting menjadi landasan ke depan untuk lebih baik lagi.
Di tempat berbeda, General Manager PLN UID Sumatera Utara, Awaluddin Hafid menginstruksikan Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Padang Sidimpuan untuk memastikan keandalan pasokan listrik selama acara tersebut dilaksanakan berjalan dengan baik.
“Alhamdulillah, acara tasyakuran 1 Abad NU dan silahturahmi akbar di Mandailing Natal berlangsung lancar. Kelistrikan terkendali secara aman dan andal. Terima kasih kepada semua petugas PLN dan pihak-pihak yang telah secara intens berkoordinasi dengan petugas kami di lapangan,” ujar Awaluddin.
Awaluddin menambahkan untuk menyukseskan acara tasyakuran dan silahturahmi akbar warga bersama kader NU di Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru, PLN UID Sumatera Utara telah menyiagakan sebanyak 19 petugas dari Unit Layanan Pelanggan (ULP) Panyabungan dan ULP Kotanopan serta 2 unit genset berkapasitas 150 kVA.
PLN berkomitmen untuk memberikan pasokan listrik yang andal dalam pergelaran acara Nasional maupun Internasional yang diadakan di Sumatera Utara. Dengan pasokan listrik yang cukup, PLN yakin akan menghadirkan listrik tanpa kedip.(aac)





