TMMD Ke-116 Kodim 0204/Deliserdang, Eleminir Kesenjangan Sosial di Pelosok Desa – Laman 5 – Sinarsergai
Blog

TMMD Ke-116 Kodim 0204/Deliserdang, Eleminir Kesenjangan Sosial di Pelosok Desa

×

TMMD Ke-116 Kodim 0204/Deliserdang, Eleminir Kesenjangan Sosial di Pelosok Desa

Sebarkan artikel ini

Berkembangnya lahan pertanian baru di wilayah Desa Pergulaan itu, tak dipungkiri Ari Irawan.

“Antusiasme warga yang kembali mengolah lahan kebun miliknya terpicu oleh akses jalan pertanian yang telah dibangun Satgas TMMD ke-116 Kodim 0204/Deliserdang. Karena jalan tersebut menjadi urat nadi bagi para petani untuk mendistribusikan hasil pertaniannya guna mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya,” papar Ari Irawan.

Sementara, Dansatgas TMMD ke-116 TA 2022 yang juga Dandim 0204/Deliserdang, Letkol Czi Yoga Febrianto, SH, MSi,  menjelaskan, salah satu tujuan dilaksanakannya TMMD ini adalah untuk mewujudkan asa warga yang hidup di daerah 3T, di samping membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik dan non fisik, serta memantapkan Kemanunggalan TNI-Rakyat. 
“Itulah sebabnya, dalam pelaksanaan TMMD di Desa Pergulaan ini, kita mengakomodirnya dengan sistem Bottom Up Planning, yakni melalui Musrenbang tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten,” jelas Letkol Yoga.

Begitu juga dalam proses penentuan/pemilihan sasaran, dilakukan dengan terencana dan terkoordir secara terpadu berdasarkan aspirasi masyarakat yang disesuaikan dengan alokasi waktu, dana/dukungan, tenaga serta sarana yang tersedia.

Seperti pembukaan dan pembangunan jalan. Pekerjaan ini, menurut Letkol Yoga, mengacu pada skala prioritas yang telah diteliti dan dipadukan dengan program pemerintah daerah serta dikoordinasikan dengan pihak terkait lainnya, sehingga sasarannya benar-benar tepat dan mencerminkan keterpaduan lintas sektoral.

“Selama ini warga di dua desa bertetangga itu mengalami kesulitan untuk menjangkau wilayah lainnya maupun ke sentra pemerintahan di Kecamatan Sei Rampah. Posisi desa yang lumayan jauh, menyulitkan akses transfortasi warga, dan kalaupun hendak keluar harus melintasi jalan kampung yang belum mantap infrastrukturnya, sehingga menambah waktu dan biaya. Jadi, kendala ini yang kita perangi dan eleminir, sehingga jarak menjadi dekat dan waktu tempuh lebih singkat,” urainya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *