“Dari semua yang kami sampaikan, kami mendesak KPK, Kejaksaan Agung dan Bareskrim Polri untuk mengusut, memeriksa dan menangkap Darmawan Prasodjo dalam sejumlah kasus dugaan korupsi seperti kompor induksi, konversi kendaraan listrik, pembangunan SPKLU dan anggaran entertain terkait penghargaan yang patut dicurigai sebagai pencintraan berbayar,” pungkas Hasan.
Ironisnya, dalam aksi itu tak satupun perwakilan PLN yang menerima massa aksi untuk menjelaskan apa yang disampaikan mahasiswa.
Sementara itu, usai melakukan aksi di PLN, massa melanjukan unjukrasanya ke KPK di Gedung Merah Putih.(relis)





