Kemudian lanjut dia, masyarakat memberikan pemahaman agama untuk menciptakan keamanan, kedamaian sekaligus menciptakan suasana yang guyub, rukun guna menghasilkan kepemiminan nasional yang legitimate yang dipilih anak bangsa.
“Oleh karena itu saya mengajak kita semua. Mari kita komponen bangsa ini sebagai bagian dari problem solver yaitu memberi solusi terhadap masalah. Jangan kita menjadi problem maker,” ucapnya.
Halaqah Kebangsaan ini mengangkat tema peran Islam Wasathiyah dalam menciptakan ruang publik yang aman dan nyaman menghadapi Pemilu 2024. Turut hadir Guru Besar UINSU Prof Dr Anshari Yamama, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Jawari, para pejabat utama Polda Sumut dan sejumlah elemen organisasi Islam.(rel/mar)





