Air Pamsimas Berlumut, Masyarakat Teluk Mengkudu Mengeluh – Sinarsergai
Blog

Air Pamsimas Berlumut, Masyarakat Teluk Mengkudu Mengeluh

×

Air Pamsimas Berlumut, Masyarakat Teluk Mengkudu Mengeluh

Sebarkan artikel ini

SERGAI,Sinarsergai.com – Masyarakat Desa Makmur Dan Desa Bogak Besar, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, mengeluh. Pasalnya, sudah hampir setahun air yang mengalir dari Bangunan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) berlokasi di Dusun I dan III Desa Makmur dan Dusun V Desa Bogak Besar,Kecamatan Teluk Mengkudu,bercampur Lumut tebal berwarna Hijau.

“Pamsimas itu belum pernah dibersihkan oleh pihak yang berkompeten sehingga diduga kuat pipa -pipa dan tempat penampungan air di bangunan tersebut banyak ditumbuhi tumbuhan Lumut.” ujar M. Silalahi (80) warga Dusun V Desa Bogak, Sabtu (9/9/2023)

Selain berlumut, aliran airnya cukup kecil sampai ke rumah- rumah warga. Kondisi menyebabkan banyak warga yang tidak mempergunakan air dari Pamsimas,masyarakat sangat kecewa. Percuma uang dari rakyat ini dihabiskan mencapai ratusan juta untuk pembangunan tersebut.

Tapi, kata Silalahi, masyarakat malah memilih mempergunakan air dari Sumur dari pada Pamsimas. Bearti tidak bermanfaat banyak Pamsimas itu bagi masyarakat di desa ini.
“Sedih benar nasib masyarakat desa ini. Setiap bulan bayar tapi airnya sedikit kotor.” katanya.

Keberadaan Pamsimas ini sedikit membantu masyarakat di Desa Makmur. Diakui Kasiran, memang airnya sesekali mengalir bersama Lumut warga Hijau. Mungkin saja sambungnya, bak sebagai tempat penampungan air masih kotor.

Namun demikian kondisinya, ia tetap bersyukur meski awal pemasangan pipa dan meteran dikenai biaya sebesar Rp. 600 ribu dan setiap bulan bayar sesuai pemakaian air.

“Air mengalir cukup deras dari pipa Pamsimas dan sering juga digunakan untuk cuci kendaraan roda dua dan seingat saya kata Kasiran warga Dusun III Desa Makmur, sejak telah selesai dibangun, Pamsimas itu belum ada dibersihkan baik itu pipa maupun tempat penampungan airnya.”

Diharapkan pihak yang berkompeten dapat segera membersihkannya pipa-pipa yang sudah ditumbuhi Lumut. (Rohid/Ika/mg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *