Lebih jauh lagi Sawaluddin Lubis menjabarkan bahwa Karang Taruna merupakan organisasi kepemudaan di Indonesia yang bertujuan untuk membina dan mengembangkan potensi pemuda serta mendorong partisipasi mereka dalam pembangunan di tingkat lokal dan nasional.
“Sebagai sebuah organisasi yang netral dalam urusan politik, Karang Taruna memiliki fokus yang jelas pada pelayanan dan pengembangan masyarakat terutama generasi muda,” tutup Ketua KWPDS.
Ditempat yang sama Hendrik Siregar Pengurus Badan Kenajiran Masjid (BKM) Jami’ Agung Lubuk PAKAM yang saat itu didampingi Pengurus Projo Deli Serdang dan Mantan Ketua BKM Mesjid Jami’ Agung, Ustadz Agus Safi’i menyoroti salah seorang Bacalon Pilkada yang digadang gadangkan bakal maju di Pilkada Deli Serdang menggunakan sarana pemerintah dalam berkampanye untuk dirinya.
“Sudah kentara Pilkada Deli Serdang siapa saja yang bakal maju di Pilkada di Kabupaten Tahun ini, namun sangat disayangkan kalau adanya berpolitik menggunakan fasilitas negara dengan notabane dirinya masih menjabat sebagai Kepala Dinas di instansi tersebut, seharusnya pejabat itu malu mau maju tapi menggunakan fasilitas negara, apalagi dalam kampanyenya itu yang dibalut dengan kemasan program kesehatan, dan dibantu dengan organisasi Karang Taruna yang dibawah naungan pemerintah, rasanya tidak etis jugakan dugaan ilmu aji mumpung itu dimanfaat salah seorang yang digadang gadangkan bakal maju pada suksesi pilkada di Deli Serdang”, ketus Hendrik Siregar.(R-05)













