Nah, terkait keluhan ini sudah bolak balik disampaikan kepada Anggota DPRD Sergai bahkan Bupati Sergai.Saat itu sebut Dian, Bupati Sergai setuju dengan usulan para pedangang untuk dibuatkan pintu-pintu lagi, namun para pedagang disarankan untuk bergotongroyong membiaya renovasi tersebut. Oleh karena kami pedagang tidak sanggup, maka hingga kini belum teralisasi. Jika harapan dari para pedagang itu bisa ditindaklanjuti oleh Pemerintah Sergai, ia yakin banyak pedagang akan bersedia berjualan kembali di dalam gedung Blok B tersebut.Bebernya.
Sedangkan Kadis Perindustrian dan Perdagangan Sergai Roy C.S Pane yang diminta penjelasan soal apa penyebab bangunan Blok B yang dibangun dengan dana APBN tahun 2018 sebesar Rp. 5,6 Miliyar tidak di tempati oleh para pedagang.
dan selanjutnya dipertanyakan juga terkait bagaimana Dinas Perindagsar Sergai menyikapinya agar bangunan blok B itu tidak menjadi sia-sia dan mubazir. Dan berapa banyak jumlah Los yang di blok B dan A yang kosong Bg, bagaimana pihak Dinas Perindagsar mengatasi nya, Kamis (5/4/2025) sekira pukul 12.54 WIB, belum ada jawaban hingga jarum jam menunjukan pukul 13.45 WIB.(Tim)













