Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto sebelumnya juga menegaskan bahwa pembangunan SPPG memprioritaskan daerah-daerah 3T (terdalam, terluar, dan terjauh). Irwasda kembali mempertegas arahan tersebut. “Tujuannya memang untuk daerah 3T. Ini merupakan program sosial para kapolres untuk mensukseskan program pemerintah,” ujarnya.
Saat ini, Polda Sumut telah menetapkan pembangunan 117 SPPG di bawah Yayasan Bhayangkari Sumatera Utara, di mana 39 sudah beroperasi profesional, 19 sedang dalam tahap pembangunan, dan 59 akan mulai dibangun pada Desember 2025.
Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Primkopol, Bank Mandiri, dan investor, serta pengawasan ketat sesuai spesifikasi BGN, Polda Sumut memastikan program SPPG terus berkembang dan menjadi contoh keberhasilan pelaksanaan program makan bergizi gratis di Indonesia.(Mar)













