Malam Ketiga Takziah Jenderal Try Sutrisno di Medan: Nilai Kebangsaan yang Menyala dari Pertemuan Singkat – Laman 2 – Sinarsergai
Daerah

Malam Ketiga Takziah Jenderal Try Sutrisno di Medan: Nilai Kebangsaan yang Menyala dari Pertemuan Singkat

×

Malam Ketiga Takziah Jenderal Try Sutrisno di Medan: Nilai Kebangsaan yang Menyala dari Pertemuan Singkat

Sebarkan artikel ini

Para tokoh yang hadir saat itu mengakui bahwa mereka hanyalah bagian kecil dari masyarakat yang berusaha menjaga api perjuangan tersebut di tingkat daerah.

“Kalau beliau negarawan besar, kami ini mungkin hanya negarawan kecil di kampung-kampung,” kata Syarifuddin Siba, disambut anggukan hadirin dengan moderator Dr H Eddy Syofian.

Namun justru di situlah letak kesan mendalam yang mereka rasakan.
Dalam pandangan mereka, Try Sutrisno memiliki kemampuan langka: menanamkan nilai kebangsaan yang terasa personal dan membumi.

Nilai itu tidak berhenti pada pidato atau seremoni, tetapi menyentuh sisi batin mereka sebagai warga bangsa.

Sepanjang hidupnya, Try Sutrisno memang dikenal sebagai tokoh yang konsisten menegaskan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa, bukan sekadar simbol negara.

Ia juga kerap mengingatkan pentingnya menjaga konstitusi dan semangat perjuangan generasi 1945 sebagai fondasi kehidupan berbangsa.

Di mata para tokoh Sumatera Utara yang pernah berinteraksi dengannya, pesan-pesan itu kini terasa semakin relevan.

Malam takziah itu pun menjadi ruang refleksi.
Doa-doa dipanjatkan dengan khusyuk, sementara cerita tentang sosok sang jenderal mengalir dari satu meja ke meja lain.

Di antara suara sendok dan gelas yang pelan bersentuhan saat berbuka puasa, kenangan tentang seorang negarawan kembali hidup.

Bagi mereka, Try Sutrisno bukan hanya mantan Wakil Presiden.
Ia adalah penyala nilai—seorang pemimpin yang mampu menanamkan keyakinan bahwa menjaga Pancasila, merawat persatuan, dan menegakkan semangat perjuangan adalah tugas yang tidak pernah selesai.

Dan pada malam itu di Medan, di sebuah kafe sederhana, api nilai-nilai itu kembali terasa menyala

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *