PERDAGANGAN,Sinarsergai.com – Persekutuan Karyawan/ti Kristiani (PKK) BRI Kanca Perdagangan menggelar kebaktian rohani yang berlangsung dengan penuh khidmat di kawasan Rumah Dinas Kantor Cabang Perdagangan. Kegiatan yang dilaksanakan secara offline tersebut diikuti oleh seluruh insan BRI di lingkungan BRI Kanca Perdagangan sebagai bagian dari pembinaan kerohanian sekaligus mempererat kebersamaan antar karyawan.
Dalam kebaktian tersebut, Pdt. JM P. Siregar menyampaikan pesan renungan yang mengajak seluruh karyawan untuk menjadikan iman sebagai sumber kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan maupun pekerjaan. Menurutnya, kehidupan kerja yang penuh dinamika membutuhkan landasan iman yang kuat agar setiap individu mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan integritas.
Ia menekankan bahwa nilai-nilai kekristenan seperti kejujuran, kesetiaan, kerendahan hati, serta kasih harus tercermin dalam setiap aspek pelayanan kepada masyarakat dan para nasabah. Dengan mengamalkan nilai-nilai tersebut, para karyawan diharapkan mampu memberikan pelayanan yang terbaik sekaligus menjadi teladan di lingkungan kerja BRI Kanca Perdagangan.
“Iman yang hidup akan menuntun kita untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, serta menjadi terang dan garam di lingkungan kerja,” ujar Pdt. JM P. Siregar dalam renungannya di hadapan seluruh peserta kebaktian.
Sementara itu, Pimpinan Cabang (Pinca) BRI Kanca Perdagangan sekaligus pembina kerohanian, Ferdinand R. Tahamata, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kebaktian rohani PKK tersebut. Ia menilai kegiatan tersebut memiliki makna penting dalam memperkuat nilai spiritual serta membangun kebersamaan di lingkungan kerja.
Menurut Ferdinand, kebaktian PKK menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat hubungan kekeluargaan antar karyawan sekaligus menumbuhkan semangat pelayanan yang tulus kepada masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual insan BRI Kanca Perdagangan.













