Di sisi lain, cost of fund (CoF) membaik menjadi 3,0% dari sebelumnya 4,0% pada periode yang sama tahun lalu. Total aset BTN pun meningkat 10,5% yoy menjadi Rp517,54 triliun.
Nixon menyebut, capaian tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Danantara Indonesia dan BP BUMN, dalam mendorong BTN menjalankan perannya sebagai motor penggerak pembiayaan perumahan nasional.
Selain itu, transformasi digital melalui aplikasi bale by BTN juga menunjukkan hasil positif. Jumlah pengguna aplikasi tersebut meningkat 67,5% yoy menjadi 4 juta pengguna pada kuartal I/2026.
Pertumbuhan tersebut diikuti peningkatan rata-rata saldo tabungan sebesar 18% yoy, jumlah transaksi 8,1% yoy, serta nilai transaksi yang melonjak 48,2% yoy.
Menurut Nixon, salah satu faktor pendorong peningkatan tersebut adalah penyelenggaraan BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026 yang turut meningkatkan aktivitas transaksi digital nasabah.
“Tahun ini kami optimistis jumlah pengguna bale by BTN dapat mencapai 5 juta pengguna,” pungkasnya.(rel)













