Budi yang juga merupakan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi Partai Gerindra berharap Gerai UMKM Syariah Sergai dapat terus berkembang hingga menjadi pusat ekonomi masyarakat dan menjadi contoh bagi gerai-gerai UMKM lainnya di Kabupaten Serdang Bedagai.
“Kami selalu berdoa agar gerai ini mampu bertahan, terus berkembang, terus berbenah menjadi lebih besar, bahkan ke depan bisa membuka cabang di setiap kecamatan di Kabupaten Serdang Bedagai. Saya yakin gerai ini dapat menjadi contoh bagaimana UMKM mampu tumbuh dengan mengedepankan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat,” katanya.
Ia juga menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh penggagas Gerai UMKM Syariah Sergai yang telah menghadirkan inovasi ekonomi berbasis gotong royong.
“Kami sangat bangga dan mengapresiasi lahirnya Gerai UMKM Syariah ini. Apa yang dilakukan hari ini menjadi contoh nyata yang patut diteladani. Semangat seperti inilah yang diwariskan para orang tua kita, yakni saling membantu, saling menguatkan, dan membangun usaha bersama demi kemajuan masyarakat,” ungkapnya.
Kepada generasi muda, Budi berpesan agar tidak hanya bercita-cita menjadi pencari kerja, tetapi mulai berani membangun usaha sendiri dan memanfaatkan potensi daerah.
“Anak-anak muda Sergai harus berani bermimpi besar dan berani memulai usaha. Jangan hanya menunggu kesempatan datang, tetapi ciptakan kesempatan itu. Manfaatkan teknologi, bangun kreativitas, cintai produk lokal, dan jadilah generasi yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Jika UMKM kita maju, maka ekonomi masyarakat juga akan semakin kuat dan daerah ini akan berkembang lebih cepat,” tegasnya.
Sementara itu, Manager UMKM Syariah Sergai Drs. H. Tamlih Nasution mengatakan kehadiran gerai ini merupakan bentuk komitmen untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau sekaligus mendukung pemasaran produk-produk UMKM lokal agar semakin dikenal dan memiliki daya saing.
Sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat, Gerai UMKM Syariah Sergai menawarkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih bersahabat, di antaranya Minyak Kita 1 liter Rp18.000, Beras 5 kilogram Rp77.500, Beras 10 kilogram Rp155.000, Minyak Sania 1 liter Rp22.000, Minyak Fortune 1 liter Rp21.500, Minyak Adeline 1 liter Rp21.000, Minyak Rizki Rp19.000 per botol, Telur Ayam Rp2.000 per butir atau Rp50.000 per papan, Gula Pasir Rp18.000 per kilogram, Teh Bendera Celup Rp6.000 per kemasan, Intermie Rp1.500 per bungkus atau empat bungkus Rp5.000, Mie Sedaap Goreng Rp3.000 per bungkus, Supermi tiga bungkus Rp5.000, serta Indomie Kari Ayam Rp3.000 per bungkus.













