Dalam pemaparannya, ia juga menyampaikan lima pilar utama sebagai landasan penguatan sektor pertanian, yaitu peningkatan kapasitas petani yang unggul, pembangunan kemandirian petani yang berdaya, penguatan daya saing hasil pertanian, terciptanya ketahanan pangan yang kokoh, serta kolaborasi seluruh pihak dalam memajukan sektor pertanian.
Sugiat berharap Diklat Tani Merdeka Indonesia Angkatan IV dapat menjadi sarana bagi para petani untuk memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan, serta mendorong lahirnya berbagai inovasi di bidang pertanian. Selain meningkatkan produktivitas, para petani juga diharapkan mampu memanfaatkan teknologi, memperkuat kelembagaan, dan menghasilkan produk yang mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Diskusi interaktif dan berbagi pengalaman terkait berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan menjadi bagian penting dalam memperkaya wawasan peserta. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir strategi dan motivasi baru dalam memperkuat sektor pertanian demi mendukung ketahanan pangan Indonesia.
Pelaksanaan Diklat Tani Merdeka Indonesia Angkatan IV juga menjadi wujud komitmen Tani Merdeka Indonesia bersama seluruh pemangku kepentingan untuk terus mendorong terbangunnya sektor pertanian yang modern, mandiri, dan berdaya saing, sejalan dengan kebijakan pemerintah yang menjadikan ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan nasional.













