“Pada Sabtu, Minggu dan hari besar, personel Dishub bersama pemerintah kecamatan dan desa, Polsek serta Koramil akan bersinergi mengarahkan kendaraan pribadi roda empat menggunakan jalur alternatif pada titik-titik simpang yang telah disepakati,” ucapnya.
Bupati meminta agar jalur-jalur alternatif ini segera diujicobakan sekaligus disosialisasikan agar tujuan untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas di jalur utama dapat terwujud.
“Koordinasikan dengan Polrestabes agar dibantu dalam proses ujicoba jalur sebagai langkah antisipasi yang sudah disiapkan menuju hari libur dan hari besar mendatang,” ucapnya.
Untuk ruas jalan alternatif yang masih butuh perbaikan, Bupati turut meminta Dinas SDABMBK untuk segera melakukan peninjauan dan perbaikan segera.
Sementara itu Kepala Seksi Lalu Lintas Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah II Sumatera, Tjatur, mengatakan pihaknya siap mendukung dan mengeluarkan rekomendasi sejumlah rambu penunjuk arah untuk memudahkan pengendara mengenal jalur alternatif serta memindahkan penempatan sejumlah rambu yang kurang efektif.
Senada dengan Tjatur, perwakilan Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara, Menson, menyatakan pihaknya akan membawa hasil pembahasan ini untuk dapat ditindaklanjuti segera.
“Saya rasa, jalur yang dipaparkan sudah cukup baik dan selanjutnya akan dibawa ke provinsi. Sebagai langkah awal, menanti peningkatan sejumlah ruas jalan yang akan ditingkatkan, Dishub provinsi akan membantu dalam menyiapkan personil berjaga mengatur lalu lintas di ruas jalan yang padat,” terangnya.
(R-15)













