Untuk itu, pada kesempatan tersebut Pemerintah Kabupaten Aceh Timur secara resmi mencanangkan *Gerakan Guru Menanam 10.000 Pohon* sebagai langkah nyata pemulihan dan penghijauan di daerah.
Gerakan ini diawali dengan sub-gerakan *”Satu Guru, Satu Pohon”*.
> _“Saya mengimbau seluruh guru di Kabupaten Aceh Timur untuk menjadi pelopor. Jika seorang guru menanam satu pohon dan merawatnya hingga tumbuh rindang, maka guru tersebut tidak hanya menanam kayu dan daun, tetapi juga sedang menanam ilmu, kehidupan, dan masa depan bagi murid-muridnya. Teladan ini kelak akan diikuti ribuan siswa kita, hingga target 10.000 pohon dapat menghijaukan kembali bumi Aceh Timur,”_ ajak Bupati.
Bupati juga menginstruksikan jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, para kepala sekolah, guru, serta instansi terkait untuk mengawal gerakan ini.
> _“Pastikan pohon yang kita tanam hari ini tidak sekadar ditancapkan di dalam tanah, tetapi dirawat hingga tumbuh memberikan manfaat dan perlindungan bagi lingkungan sekitar,”_ ujarnya.
Pada akhir upacara, dilakukan penandatanganan komitmen bersama menjaga lingkungan oleh seluruh hadirin pada kain spanduk yang telah disiapkan panitia.
> _“Tanda tangan ini adalah bukti bahwa kita mengucapkan ikrar bersama-sama untuk menjaga bumi dan lingkungannya,”_ tutup Bupati.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon secara simbolis oleh Bupati Aceh Timur bersama Bunda PAUD Aceh Timur, Kapolres Aceh Timur beserta Ibu, Dandim beserta Ibu, Wakil Ketua DPRK beserta Ibu, PLT Kadisdikbud beserta Ibu, dan perwakilan guru.
Zainal













