Murdhani juga merinci empat indikator utama fokus sasaran TJSL ke depan, yaitu peningkatan sarana dan prasarana umum, pembinaan keagamaan dan kemasyarakatan, penguatan sektor pendidikan dan kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh isu atau informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Apabila terdapat permasalahan di lapangan, masyarakat diharapkan menyampaikannya melalui saluran resmi agar dapat dicarikan solusi terbaik secara bersama-sama.
Kepala Bidang PPLH Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Timur Hermansyah turut mengapresiasi langkah konkret manajemen KSO Distrik Aceh Timur Kebun Julok Rayeuk Selatan bahwa Kepedulian perusahaan melalui program TJSL bukan sekadar pemenuhan kewajiban regulasi, melainkan bukti nyata komitmen perusahaan untuk hadir dan berdampingan memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
” Langkah ini sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan — di mana kegiatan bisnis tidak hanya mengejar profitabilitas, tetapi juga menjaga keseimbangan ekologis serta meningkatkan taraf kesejahteraan sosial,” ujar Hermansyah.
Dalam laporan penutupnya, Manajer Kebun Julok Rayeuk Selatan Lili Rajali Nasution merincikan bahwa bantuan pada periode ini disalurkan untuk pembangunan infrastruktur publik, bantuan fasilitas sosial, fasilitas kesehatan, serta perbaikan sarana ibadah warga. Seluruh program dirancang agar dapat memberikan dampak positif langsung dan berjangka panjang.
Melalui pelaksanaan program TJSL yang berkelanjutan ini, diharapkan hubungan kerja sama antara PTPN IV Regional I KSO Distrik Aceh Timur dengan seluruh elemen masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur senantiasa terjalin harmonis demi mewujudkan kemajuan daerah yang sejahtera dan berkelanjutan,” tutup Manajer Lili Rajali Nasution
Zainal













