Pertemuan tersebut, kata Iskandar, menjadi bagian dari koordinasi dalam membahas penanganan infrastruktur air minum yang terdampak bencana.
“Ini menunjukkan bahwa upaya pemulihan terus berjalan. Kita sedang berusaha membangun komunikasi dan mencari dukungan agar persoalan infrastruktur yang rusak bisa segera ditangani,” ujarnya.
Iskandar mengakui bahwa pelayanan Perumda Tirta Peusada masih menghadapi berbagai tantangan. Selain kerusakan jaringan akibat banjir, kondisi sumber air baku di sejumlah wilayah juga menjadi persoalan tersendiri. Sebelumnya, pihak Perumda telah menjelaskan bahwa kekeruhan air baku di SPAM Lhoknibong sempat mencapai sekitar 2.000 NTU sehingga menyulitkan proses pengolahan air.
Untuk itu, ia meminta seluruh pihak melihat persoalan pelayanan air bersih secara utuh dan tidak hanya dari sisi gangguan distribusi yang dirasakan masyarakat.
“Kita memahami keluhan masyarakat. Kita juga tidak menutup mata terhadap kekurangan yang masih terjadi. Tetapi mari kita lihat persoalannya secara menyeluruh. Ada infrastruktur yang rusak akibat bencana dan ada proses pemulihan yang memang membutuhkan waktu,” katanya.
Ia menegaskan, jajaran Perumda Tirta Peusada tetap berkomitmen melakukan perbaikan dan memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.
“Kita berikan kesempatan kepada direktur dan seluruh jajaran untuk bekerja terlebih dahulu. Biarkan kami membuktikan melalui kerja dan hasil. Yang paling penting sekarang adalah bagaimana pelayanan masyarakat bisa kembali normal dan infrastruktur yang rusak dapat segera diperbaiki,” tegas Iskandar.
Menurutnya, evaluasi terhadap sebuah institusi merupakan hal yang dapat dilakukan pada waktunya. Namun, dalam situasi pascabencana seperti saat ini, dukungan dan solusi konkret dinilai jauh lebih dibutuhkan.
“Bapak Bupati tentu memiliki kewenangan untuk melakukan evaluasi kapan saja. Tetapi saat ini mari kita sama-sama fokus pada pemulihan. Kami membutuhkan dukungan Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Aceh, pemerintah pusat, mitra kerja dan seluruh masyarakat agar Perumda Tirta Peusada dapat segera bangkit,” pungkasnya.













